Kaum Difabel di Desa Kemudo Prambanan Peroleh Bantuan 24 Ekor Kambing

KBRN, Klaten : Sebanyak 12 kaum difabel intlektual di Desa Kemudo Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten mendapat bantuan dari Kementrian Sosial RI, masing-masing sebesar Rp2 juta setiap orang.

Bantuan berupa hewan ternak, yakni kambing sebanyak 24 ekor yang kemudian dibagikan ke setiap difabel, masing-masing menerima 2 ekor kambing.

“Bantuan dari Kementrian Sosial senilai 24 juta untuk 12 difabel tersebut dibelikan 24 kambing oleh Pemerintah Desa setempat, setiap difabel mendapatkan 2 ekor  kambing,” kata Camat Prambanan, Suhardi kepada rri.co.id, Rabu (21/10/2020).

Selain dari Kemensos, menurut Suhardi, Pemerintah Desa Kemudo juga memberikan bantuan subsidi berupa 12 kandang kepada penerima manfaat, setiap kandang senilai Rp600 ribu ditambah 200 ribu rupiah yang dipotong dari bantuan yang diterimanya itu, dan ditambah lagi Rp300 ribu yang merupakan dana mandiri dari penerima manfaat.

“Jadi  masing-masing kandang seharga 1 juta 100 ribu dan langsung di drop ke desa-desa (penerima,-red),” jelasnya. 

Lebih Lanjut Camat Prambanan, Suhardi mengatakan, bantuan dari Kementrian Sosial sasarannya yakni anak-anak difabel, dengan harapan para penerima manfaat bisa mandiri dan bisa mengembangkan di tahun-tahun depan sehingga bisa berkembang.

Sementara itu Kepala Desa Kemudo, Hermawan Kristanto S,Sos mengatakan, bantuan dari Kemensos tersebut berwujud uang, hanya saja oleh Pemerintah Desa diarahkan untuk suatu kegiatan sosial yang bisa memandirikan dari penerima manfaat.

“Bantuan boleh wujud kambing, boleh untuk jualan boleh dibelikan bebek. Namun, Desa Kemudo sepakat untuk dibelikan kambing karena yang lebih mudah untuk dikembangkan dan dipelihara,” ungkapnya.

Menurut Hermawan, bantuan yang diterimakan kepada difabel intelektual itu antaralain dimaksudkan agar bisa mandiri dan tidak merepotkan orang tua maupun saudaranya.

“Jadi ketika dia bisa mandiri dan kambing itu bisa berkembang sehingga bisa punya tabungan. Difabel  intelektual penerima ini banyak yang tidak mampu, maka kita dari desa agar mereka itu juga merasa mempunyai sesuatu yang membuat mereka senang,” tutur Hermawan.

Dengan  adanya bantuan ini, lanjutnya, maka desa memberikan support antara lain dengan subsidi kandang dengan panjang 2 meter dan lebar 1,5 meter yang terbuat dari baja ringan agar mereka juga merasa nyaman dan senang. (yon/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00