HUT ke 75 Republik Indonesia di Sleman Tanpa Tirakatan dan Kerumunan

Bupati Sleman Sri Purnomo

KBRN,Sleman: Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020, di Kabupaten yang  berlangsung dalam  masa pandemi Covid-19 akan dilaksanakan secara sederhana namun khidmad dengan melibatkan masyarakat meski tanpa adanya berbagai lomba dan kegiatan yang menimbulkan potensi kerumunan masa.

Menurut Bupati Sleman Sri Purnomo, di Beran Jumat ( 14/08/2020), untuk  Hut ke 75 RI,  Pemkab Sleman membuat edaran agar meniadakan malam tirakatan  mulai  tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa sampai RT dan RW.   Meski demikian untuk lebih  memeriahkan  Peringatan  HUT  Ke-75  Kemerdekaan  RI  Tahun 2020, masyarakat diharapkan memasang  umbul-umbul,  dekorasi,  atau  hiasan  lainnya  serentak  sejak tanggal 1 Juli s.d 31 Agustus 2020 dengan merujuk pada pedoman logo dan desain turunan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI. Selain itu juga  memasang  dan  mengibarkan  Bendera  Merah  Putih  di  antara  umbul-umbul secara serentak mulai tanggal 1 s.d. 31 Agustus 2020.  Tema dan logo  Peringatan  HUT  Ke-75  Kemerdekaan  RI  Tahun  2020  adalah  Indonesia Maju.

Untuk Agenda Senin 17 Agustus 2020 Upacara  Bendera  Peringatan HUT  Ke-75  Kemerdekaan  RI Tahun 2020  dilaksanakan  Upacara dilapangan Pemkab Sleman secara  sederhana  dan  sangat  minimalis,  dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Dimulai pukul 07.00 WIB dengan komposisi petugas upacara di Lapangan Pemda Sleman terdiri dari :  Komandan Upacara sebanyak 1 orang,   Pasukan pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 3 orang, Pasukan  upacara  maksimum  sebanyak  150  orang,  berasal  dari  TNI/Polri  dan sebagian ASN, Korp musik maksimum sebanyak 25 orang. MC sebanyak 2 orang.  

Upacara  akan dihadiri  oleh  Bupati  Sleman  (selaku  Inspektur  Upacara),  Wakil  Bupati Sleman,  Kapolres  Sleman,  Komandan  Kodim  0732  Sleman,  Kepala  Kejaksaan Negeri,  Ketua  Pengadilan  Negeri,  Ketua  Pengadilan  Agama,  Ketua  DPRD  Sleman (selaku Pembaca Teks Proklamasi),  Pimpinan DPRD,  serta sejumlah pejabat lainnya.  Usai upacara dilanjutkan mengikuti   Peringatan Ke-75  Detik-detik  Proklamasi Kemerdekaan RI melalui Televisi di Aula Lantai III dan pada siang harinya  dilnjutkan acara menghadiri  pemberian remisi bagi tahanan di Lapas Narkoba Pakem.

Bagi seluruh Pimpinan Tinggi Pratama atau sederajat dan pegawai pada instansi wajib mengikuti upacara  Peringatan  Ke-75  Detik-detik  Proklamasi  Kemerdekaan  RI  dan  Upacara Penurunan  Bendera  Sang  Merah  Putih  yang  ditayangkan  oleh  stasiun  televisi  dari tempat tinggal masing-masing.   

Khusus  tanggal  17 Agustus 2020 pukul 10.17 s.d 10.20 WIB (selama 3 menit) segenap masyarakat Indonesia wajib menghentikan aktivitasnya sejenak,  Seluruh  masyarakat  Indonesia  berdiri  tegap  saat  mengumandangkan  lagu Indonesia Raya secara serentak di berbagai lokasi hingga pelosok daerah.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00