Viral Pasien CoViD Kabur Bukan dari RS dan Puskesmas Yogyakarta

Istimewa / screenshot video viral pasien lari di medsos

KBRN, Yogyakarta : Gugus Tugas Penanggulangan COVID19  Kota Yogyakarta memastikan video viral berdurasi sekitar 25 detik yang beredar di masyarakat terkait adanya pasien Covid-19 yang kabur dipastikan bukan dari Kota Yogyakarta.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di RSUD Yogyakarta dan dipastikan semua pasien berada di ruangannya.

Sehingga dapat dipastikan, video yang viral di masyarakat bukan dari rumah sakit Yogyakarta.

"Kita sudah mengecek di RSUD Yogyakarta, semua pasien ada di ruangannya semua. Dan tidak ada yang keluar. Artinya terkondisi aman di dalam kamarnya masing-masing," katanya, Kamis (21/5/2020).

Menurutnya, untuk memastikan kebenaran adana video yang beredar tersebut, saat ini sedang dilakukan penelusuran.

"Posisi sekarang di telusuri, apakah memang ada pasien yang konfirm seperti tersebut, atau yang sedang dicari-cari, dan berkeliaran di luar. Kita juga sedang telusuri apakah ada rumah sakit yang memang ada pasiennya sedang keluar. Dan apakah itu juga terkait covid 19 yang konfirmasi positif. Saat ini kita sedang telusuri kebenaran dan keberadaannya dan kasusnya seperti apa," jelasnya.

Sementara itu, Heroe juga menyebutkan,  dari hasil penelusuran di rumah sakit dan Puskesmas  di Kota Yogyakarta, tidak ada pasien yang keluar.

"Penelusuran dari semua rumah sakit di Kota Yogya, dan Puskesmas, tidak ada yang pasiennya keluar, dan puskesmas juga menyatakan tidak mengirimkan pasien dengan ambulans seperti tersebut. Dengan demikian video dan narasi yang sempat viral, sampai saat ini tidak jelas apa tujuannya," jelasnya.

Pihaknya saat ini juga tengah melakukan koordinasi dengan Pemda DIY terkait beredarnya video tersebut, mengingat ambulance yang digunakan berlambang Pemda.

"Saat ini jajaran pemkot sedang melakukan koordinasi untuk memperoleh informasi dari DIY. Mengingat ambulans yang digunakan ada lambang Provinsi DIY," pungkasnya.

Sementara dalam video yang viral berdurasi sekitar 25 detik tersebut terdapat sebuah ambulans berhenti di depan sebuah konter dan  terdapat 3 orang menggunakan APD lengkap serta seorang pria berpakaian orange mengenakan helm dan meneriakkan, "kalau ada yang tahu  pakai celana jeans dan berbaju merah,". (ian)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00