Panitia Pembangunan Gereja Santa Maria Mater Dei Temui Bupati Kulon Progo

Audiensi dengan Bupati Kulon Progo (ist)

KBRN, Kulon Progo : Bupati Kulon Progo menerima audiensi dari Panitia Gereja Santa Maria Mater Dei di Ruang Menoreh, Selasa (30/11/21), terkait dengan perencanaan peresmian Gereja Katholik baru Bonoharjo, Kenteng, Kulon Progo.

Panitia peresmian gereja, Ignatius Suwono berharap Bupati Kulon Progo dapat menghadiri sekaligus meresmikan Gereja baru Santa Maria Mater Dei, pada 1 Januari 2022 mendatang. 

“Diharapkan pada awal tahun, Gereja Santa Maria Mater Dei Bonoharjo bisa berfungsi dan digunakan untuk peribadatan. Sehubungan dengan PPKM Level 3 pada 4 Januari sampai 22 Januari, kami memohon Bapak Bupati Kulon Progo dapat memberi masukan dan arahan terkait hal tersebut.” Ujar Suwono, di Kulon Progo, (30/11/2021).

Sementra itu, Bupati Kulon Progo Sutedjo menyambut baik rencana peresmian Gereja Santa Maria Mater Dei Bonoharjo. 

“Saya sarankan panitia perlu menyampaikan surat ke Gugus Tugas Covid-19 supaya clear, berikut dengan acara dan jumlah undangan serta space ruangan. Juga bisa menyampaikan kepada gubernur agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Sutedjo.

Lebih lanjut Sutedjo menambahkan, Saudara umat Kristiani khususnya Katholik mempunyai tempat ibadah yang lebih lengkap lebih paripurna dan dengan bentuk model konstruksi yang unik seperti saron sehingga masuk unsur budayanya.

Bangunan dapat memberikan kenyamanan lebih dan memotivasi para jamaah untuk bersemangat menambah keimanan, membawa ketenangan, ketentraman, dan tercipta lingkungan masyarakat yang ayem tentrem.

Sedangkan, Agung Mabruri Asrori, ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) menambahkan, Hubungan masyarakat Bonoharjo antara teman-teman Beragama Katholik dengan Islam disana sangat baik dan saling bertoleransi.

"Sehingga bangunan baru Gereja Santa Maria Mater Dei Bonoharjo yang akan diresmikan ini inklusif dengan konsep Saron dengan ornamen yang memadukan budaya lokal dengan ajaran-ajaran nasrani dapat ditularkan dengan Gereja-Gereja lain di wilayah Kulon Progo," ungkap Agung.(hrn).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar