Target Penurunan Kemiskinan DIY Menjadi 7% di 2022 Gagal Tercapai

Baskara Aji

KBRN, Yogyakarta : Target penurunan kemiskinan DIY menjadi 7 persen di 2022 seperti tertuang padaRencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 dipastikan tidak tercapai.

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji dalam rapat dengar pendapat RAPBD 2022 di DPRD DIY mengatakan pandemi COVID19 menjadi penyebab sulit tercapainya target tersebut.

"PR berat kita ini adalah menurunkan angka kemiskinan yang sekarang 12,8 persen menajdi 7,08 persen di 2022. Selama sisa 2021 yang tinggal beberapa bulan dan 12 bulan tahun 2022 itu kita harus menurunkan 5 poin, dari 12,8 menjadi 7,08 itu. Tentu itu sulit bagj kita," terang Aji.

Selain angka kemiskinan, prioritas yang dimungkinkan tidak tercapai adalah peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), dan rasio gini.

Menurut Aji, Pandemi Covid-19 menjadi alasan utama tidak tercapainya 3 target tersebut.

"Ada hal diluar perkiraan kita yang memang menghambat pencapaian ketiga program tersebut. Dan saat ini mau tidak mau memang akibat dari pandemi," katanya.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menjelaskan, harus ada perubahan paradigma dalam program pengentasan kemiskinan. Karena selama ini sebagian besar masih terbatas memberikan yang difasilitasi baik dari pemerintah pusat, propinsi maupun kabupaten/kota. Seperti PKH, bantuan sembako, beasiswa dan yang lain.

"Perlu pelibatan potensi lokal agar penanganan kemiskinan efektif," tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00