Semangat Agustusan, Taati Prokes & Bangkit Lawan COVID-19

KBRN, Yogyakarta : Semangat untuk terus berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan guna memastikan langkah pencegahan penyebaran penyakit menular terus penting digelorakan.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan mengajak agar semua pihak segera bangkit lawan COVID-19 dengan bersama jalankan langkah pencegahan.

"Memasuki bulan Agustus, bulan kemerdekaan RI, semangat bangkit lawan COVID-19 dengan disiplin jalankan prokes sangat penting dan relevan. Harapan kita semua, bisa terbebas dan merdeka dari segala dampak penyakit menular," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY, Minggu, 1/8/2021.

Sesuai dengan ajakan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pemerintah bersama rakyat DIY tidak akan mudah menyerah dalam upaya cegah penyebaran penyakit menular COVID-19.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan menegaskan melihat angka konfirmasi positif, kesembuhan, dan jumlah warga yang meninggal akibat dampak penyakit menular memang butuh ikhtiar dan kerja sama antara semua pihak.

"Pemda DIY perlu bekerja keras berikan pelayanan kesehatan dan pastikan akses layanan yang dibutuhkan, warga disiplin jalankan protokol kesehatan, rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, pakai masker, hidup sehat dan  saling bantu berikan pitulungan kepada sesama," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY.

Data yang dilansir Germas COV DIY hingga Minggu, 1/8/2021 laporan kasus konfirmasi positif ada 1303, angka kesembuhan 888 dan 58 kematian.

Sebaran kasus konfirmasi positif di wilayah Kota Yogyakarta 186 kasus, Kabupaten Sleman 408 kasus, Kabupaten Gunungkidul 95 kasus, kabupaten Bantul 472 dan kabupaten Kulonprogo 142 kasus.

Untuk angka kesembuhan di wilayah Kota Yogyakarta ada 89 kasus, kabupaten Sleman 245 kasus, kabupaten Gunungkidul 140 kasus, kabupaten Bantul 307 kasus, kabupaten Kulonprogo 107 kasus.

Angka kematian di Kota Yogyakarta ada 8 orang meninggal, kabupaten Sleman 33 kasus, kabupaten Gunungkidul 5 kasus, kabupaten Bantul 12 kasus, Kabupaten Kulonprogo 0 kasus.

Secara kumulatif, total terkonfirmasi positif hingga awal Agustus 2021 ada 119.136 kasus dengan angka kesembuhan sebanyak 78.658 kasus (66, 02 persen atau lebih rendah dari angka nasional 81,46 persen) dan ada 3.459 meninggal (2,9 persen  atau lebih tinggi dari angka nasional 2,78 persen) .

Sementara angka kasus aktif sebanyak 37.019 (31, 07 persen lebih tinggi dari angka nasional 15,77 persen).

Angka ketersediaan bed RS rujukan 1.780 dengan BOR 84,33 persen, BOR isolasi 85,16 persen dan BOR ICU 80,5 persen.

Total yang diperiksa 6.738 dan kumulatif ada 565.284 orang.

Vaksinasi untuk kelompok nakes dosis 1 sudah dilakukan ke 38.690 orang atau 114,,47 persen dari sasaran 33.799 orang. Vaksin dosis 1 untuk pelayanan publik 627.843 orang (187,55 persen) dari target 334.754.

Kelompok lanjut usia untuk dosis 1 baru terlaksana untuk 229.034 orang (48,44 persen) dari 472.852 sasaran, untuk remaja baru dilakukan vaksin dosis 1 ke 17.452 (5,60 persen) dari 311.596, kelompok rentan difabel dan umum baru dilakukan kepada 258.966 (15,00 persen) dari sasaran 1.726.698.

"Kita harapkan percepatan dan perluasan vaksinasi bisa segera tuntas untuk semua kelompok sasaran agar imunitas warga DIY terjamin. Laporan Germas COV DIY untuk vaksinasi dosis 1 baru terlaksana untuk 40,70 persen atau sebanyak 1.171.986 orang dari total cakupan DIY 2.879.699 sasaran. Sementara untuk dosis 2 untuk  kelompok sasaran nakes, pelayanan publik, lansia, remaja, kelompok rentan, difabel dan umum baru mencapai 473.614 atau masih 15.20 persen," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00