DIY Diminta Tambah Shelter Pasien COVID19

KBRN, Yogyakarta : Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta Pemda DIY mengupayakan penambahan jumlah shelter untuk pasien positif Covid-19.

“DIY itu jumlah kasus aktifnya mencapai hampir 34.000 kasus. Setidaknya jumlah shelter yang kini ada, ditambah lagi agar isoter dapat dilakukan dengan maksimal,” kata Luhut Binsar Panjaitan dalam Rapat Terbatas Penanganan Covid-19 di DIY secara daring, Kamis (29/7/2021).

Menanggapi hal itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan akan mengupayakan penambahan shelter untuk isolasi pasien positif Covid-19 DIY. Sri Sultan akan mempertimbangkan untuk mengoptimalkan beberapa bangunan yang ada di wilayah DIY yang tersebar di Kabupaten/Kota.

 “Untuk saat ini, terdapat 55 shelter yang dikelola Dinas Sosial DIY dengan daya tampung sebanyak 2.407 orang. Kami upayakan untuk menambah lagi,” jelas Sri Sultan.

Sementara itu, Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan Pemda DIY tengah menindaklajuti penggunaan fasilitas yang dapat digunakan untuk shelter.

“Ada PPSDM Pusdiklat Kemendagri di Baciro, kemudian Gedung Wanitatama. Kebutuhan kita setidaknya 3.000 daya tampung, sesuai dengan arahan pusat, sekarang kan baru 2.000-an,” jelasnya.

Termasuk juga ada beberapa gedung yang sudah diproses fasilitas operasionalnya namun belum difungsikan sebagai shelter untuk pasien isolasi mandiri seperti Gedung BBWS, Asrama Mahasiswa UNY, Asrama Mahasiswa UGM, Gedung PIAT UGM, serta Asrama PU-PR di Maguwoharjo, Sleman.

" Ditambah lagi nantinya akan difungsikan RS Medika Respati, Sleman sebagai RS Darurat Covid-19 DIY," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00