FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Lawan Pandemi Ala Sinten Remen

Pembuatan video klip lagu Protokol Kesehatan Laksanakan (Dokumentasi Orkes Sinten Remen)

KBRN, Yogyakarta : ...Disini dan disana dimana-mana, tersiar kabar berita tentang virus corona, yang tengah melanda di segala penjuru dunia. Tak terkecuali juga di Indonesia tanah air tercinta, tak sedikit pula yang terpapar virusnya, smoga tak bertambah jumlahnya...

Penggalan lirik tersebut dinyanyikan Endah Laras, sambil memainkan alat musik Ukulele untuk mengiringi suara merdunya, saat tampil spesial menyanyikan lagu Protokol Kesehatan Laksanakan.

Pelantun tembang keroncong dan lagu jawa yang memakai kacamata, baju kebaya warna kuning serta rambut bersanggul di belakang itu, membawakan lagu ciptaan Kendar Wahyudi.

Sang pencipta lagu, merupakan salah satu musisi Orkes Sinten Remen, yaitu grup musik keroncong yang dibentuk Almarhum Djaduk Ferianto sekitar tahun 1997.

Padepokan Seni Bagong Kusudiharjo Kabupaten Bantul, Rabu (2/12/2020), dipilih sebagai lokasi acara, sekaligus tempat launching virtual video klip Protokol Kesehatan Laksanakan, sebagai lagu terbaru Orkes Sinten Remen.

Akun media sosial Youtube milik Butet Kartaredjasa dan akun Instagram Orkes Sinten Remen, menyiarkan secara langsung kegiatan itu.

Kendar sebagai pencipta lagu yang tinggal di Nitipuran Bantul, menceritakan proses kreatif yang dijalaninya.

”Proses penciptaannya 20 menitan, setelah jualan itu ya dengar-dengar berita saja gitu, sambil jualan kan saya nulis-nulis lagu, terus saya pulang saya selesaikan,” katanya.

Lirik lagu yang sudah jadi kemudian dibicarakan dengan teman-temanya di Sinten Remen, yang langsung meminta dirinya berproses di studio rekaman.

Lagu tersebut, berisi ajakan untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menggunakan masker, dan jaga jarak aman, seperti terlihat dalam bagian reffrain (pengulangan) berikut ini :

...Marilah bersama-sama mencegah penularannya, marilah selalu mengingatkan, akan adanya protokol kesehatan LAKSANAKAN. Rajin cuci tangan, gunakan masker dan jaga jarak aman, demi keselamatan kita semua, demi kemashalatan Indonesia...

Kendar, yang juga seorang pedagang warung angkringan di Nitipuran berpesan, agar masyarakat bersama-sama mencegah penularan virus korona.

”Yang jelas menghadapi pandemi tidak bisa dengan sendiri-sendiri, tidak bisa dengan antar golongan satu sama lain, jadi harus bersama-sama, tanpa harus membedakan suku atau apapun,” imbuhnya.

Boleh Ditafsirkan Ulang

Sebagai penggagas pembuatan video klip lagu Protokol Kesehatan Laksanakan dan ditayangkan di akun Youtube miliknya, Butet Kartaredjasa menilai, pesan dari lagu ini sangat bagus dan menarik.

”Lagu ini baik, liriknya sederhana, iramanya juga gampang ditiru, harapannya ini menjadi icon auditif untuk masyarakat, orang bisa rengeng-rengeng (bersenandung pelan, red) menyanyikan agar setia pada protokol kesehatan,” ucap pria yang dikenal sebagai Raja Monolog itu.

Siapapun menurut dia, boleh untuk menafsirkan kembali lagu ini dengan berbagai versi, baik rap, campursari, maupun tembang untuk pementasan wayang. Karena lagu ini, memang didedikasikan untuk masyarakat.

Butet juga mengapresiasi, dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam pembuatan video klip lagu tersebut.

Meski lahir dari situasi memprihatinkan, tetapi ia berharap lagu Protokol Kesehatan Laksanakan, bisa menghadirkan sesuatu yang bermakna, dalam situasi terkini di Indonesia.

”Dalam bayangan saya, kepatuhan terhadap protokol kesehatan itu akan berusia panjang, paling tidak sampai akhir tahun depan, sebelum vaksin disuntikkan kepada seluruh masyarakat,” terangnya. (ws/yyw)                    image widget

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00