Lestarikan Budaya, Dinas Kebudayaan Kulon Progo Gelar 'Sambang Rowang'

KBRN, Kulon Progo : Dalam upaya melestarikan dan mengimplementasikan seni dalam kehidupan masyarakat, Dinas Kebudayaan Kulon Progo bekerjasama dengan Sanggar Tari Natya Lakshita yang didirikan oleh Didik Ninik Towok,  menyelenggarakan event yang bertajuk 'Sambang Rowang'.

Acara ini diikuti 15 grup kesenian, berlangsung selama lima hari berturut-turut mulai 26-30 Oktober 2020, diawali di Sanggar Badronoyo, Pendoworejo, Girimulyo, pada Senin (26/10).

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kulon Progo, Niken Probo Laras, mengatakan, sambang berarti tilik atau menjenguk atau menengok. Sedangkan Rowang berarti teman atau konco. Jika diartikan, sambang rowang memiliki makna mengajak untuk mengenali seni budaya Kulon Progo, agar tetap lestari.

Dia menilai, di Kulon Progo tepatnya di Bendung Kayangan, sudah memiliki daya tarik wisata yang berstandar internasional berbasis budaya dan seni dalam bagian mendukung Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo. Daya tarik tersebut yaitu Kampung Nusantara Didik Nini Thowok.

"Kampung Nusantara tersebut juga bisa menjadi wadah bagi masyarakat dan para seniman baik dari dalam negeri maupun mancanegara untuk melakukan berbagai kegiatan seni dan budaya baik itu seni tari, lukis, theater mapun kegiatan seni dan budaya lainnya," ungkap Niken, di Kulon Progo, Selasa (27/10/2020).

Diketahui, jika Seniman Didik Ninik Towok mendirikan Kampung Nusantara di Desa Pendoworejo, Girimulyo yang secara resmi sudah berdiri sejak 2016. 

Sedangkan Bupati Kulon Progo, Sutedjo, berharap kegiatan ini dapat kembali menggairahkan pariwisata dan melestarikan seni budaya masyarakat. Disisi lain, juga bisa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di era pandemi Covid-19.

“Saya bersyukur, karena dengan Kampung Nusantara Didik Nini Thowok, bisa menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk lebih dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga mampu mengembangkan juga bidang pariwisata secara luas di Kabupaten Kulon Progo,” kata Sutedjo. (hrn/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00