Obati Kerinduan, Live Kethoprak RRI Lewat Daring

KBRN, Yogyakarta : Untuk mengobati kerinduan bagi para penggemar seni kethoprak dalam masa pandemic Covid-19, RRI Yogyakarta akan menggelar pentas secara daring/virtual, pada Kamis 28 Mei 2020.

Sutradara pementasan yang sekaligus penulis cerita Sugiman Dwi Nur Seto mengatakan, seperti biasanya pentas akan digelar di Auditorium RRI Jalan Afandi Demangan, namun untuk kali ini dilakukan secara virtual (live streaming), berlangsung pada siang hari yakni pukul 13.00 wib, dengan durasi 90 menit.

“Selain untuk mengobati kerinduan para penggemar, pentas kethoprak kali ini juga untuk menguatkan hati dalam mensikapi kondisi. Dalam pentas secara virtual ini, kami tetap akan mematuhi standar prototokol kesehatan, termasuk tanpa menghadirkan penonton,” terngnya, kepada rri.co.id, Senin (25/5/2020).

Mengenai alasan dipilihnya waktu pementasan pada siang hari, Sugiman menjelaskan, bahwa pemilihan waktu siang hari tersebut dengan harapan anak-anak muda bisa ikut menyaksikan melalui gadget mereka.

Sugiman Dwi Nur menambahkan, selain tidak menghadirkan penonton, dalam pementasan kali ini jumlah pemainnya pun dibatasi, tidak seperti biasanya sebelum wabah Corona.

“Pemain atau crew juga dibatasi seminimal mungkin. Pemain hanya sebelas orang, ditambah pengrawit enam orang, dan saat duduk pun dengan standar jaga jarak” lanjutnya.

Sugiman menambahkan, dalam pentas nanti mengambil lakon ‘Kyai Tangguh’ yang menceritakan tentang keadaan Kadipaten Pringsurat yang sedang dilanda pandemi. Adipati Pringgadigda memberikan maklumat bahwa semua ini akan berakhir apabila sdh ditemukan Kyai Tangguh sebagai tumbal.

Semua wargapun mulai mencari, termasuk Demang Sorengpati yg membawahi kademangan Karangsari. Keadaan bertambah rumit karena dibumbuhi kisah cinta Leksana dan Sulastri (anak Demang Sorengpati) dan ambisi nyi Demang untuk bisa menguasai keris kyai Tangguh.

“Siapa akhirnya yang dapat memperolehnya? Dan apa hubungannya dengan pandemi di Kadipaten Pringsurat?” ikuti dan simak live streamingnya,” pungkas Sugiman. (yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00