Polisi Terlibat Meriahkan Gamelan On The Road

Acara Gamelan On The Road yang turut dimeriahkan oleh jajaran Polda DIY, Rabu (10/8/2022) malam, di Kawasan Malioboro. (istimewa)

KBRN, Yogyakarta: Polda DIY turut memeriahkan dan melestarikan budaya dengan bergabung dalam acara Gamelan On The Road yang merupakan kolaborasi Forum Pecinta Budaya Pariwisata (Rupabuta) dengan Polda DIY. 

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, kepada pewarta, Rabu (10/8/2022) malam, menyampaikan, kerja sama dalam hal budaya antara Dinas Pariwisata Kulon Progo dengan Polda DIY sudah berjalan, termasuk pada saat prosesi upacara perubahan tipe Polda DIY dari tipe B menjadi A. 

"Saat itu terjadi kolaborasi seniman dan Polri dalam pentas kolosal di halaman Polda," ujar dia.

Kolaborasi budaya kembali tercipta dalam rangka satu dasawarsa Keistimewaan DIY dan menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 dengan menyelenggarakan Gamelan On The Road yang  dilepas oleh Gubernur DIY pada hari Rabu malam di Malioboro atau tepatnya di depan Hotel Mutiara. 

Gamelan On The Road akan berkeliling pada 18-19 Agustus 2022 di wilayah Kulon Progo, Bantul, Sleman dan Kota Yogyakarta.

Turut lestarikan

Selain menggandeng anggota Polisi untuk menabuh gamelan, acara Gamelan On The Road juga melibatkan TNI serta mahasiswa atau pelajar dari beberapa daerah seperti Papua, kalimantan, Lampung, Aceh, sebagai semangat kebhinekaan di Yogyakarta.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Polisi Yuliyanto menyebutkan keikutsertakan jajaran Polda DIY di acara Gamelan On The Road menunjukkan kapabilitas polisi yang tidak hanya bertugas penegakan hukum saja tetapi juga ikut serta dalam pelestarian budaya.

"Kami juga turut aktif dalam melestarikan budaya dan selalu mendukung kegiatan positif dengan menggandeng mahasiswa berbagai daerah," katanya.

Yuliyanto menyatakan partisipasi aparat menyokong bahkan terlibat kegiatan seni budaya, bertujuan turut mengampanyekan cipta kondisi kamtibmas yang kondusif. 

"Bergulirnya kemajuan zaman yang seiring dengan perubahan budaya, maka polisi tentu berkepentingan untuk melakukan upaya-upaya agar tercapai situasi kamtibmas kondusif di Yogyakarta. Salah satunya melalui kegiatan pelestarian budaya untuk menjaga kebhinekaan," tandasnya. (ros)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar