Bantul Targetkan 20 Cagar Budaya Ditetapkan Setiap Tahunnya

KBRN, Bantul : Sebanyak 20 warisan  budaya ditargetkan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul setiap tahunnya yang tercatat sebagai cagar budaya. Hingga saat ini tercatat sudah ada 126 warisan cagar budaya yang ada di wilayah tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Nugroho Eko Setyanto dalam Sarasehan Festival Virtual Purbakala 2021 yang digelar di Pandak, Bantul, Senin (14/06). Nugroho mengatakan penetapan ini kemudian ditindaklanjuti dengan membuat masyarakat agar bisa memelihara dan mengembangkan cagar budaya tersebut. Sehingga bisa memperkokoh karakter bangsa, terutama warga Pandak, tentang Yogyakarta.

“Bagaimana warisan itu bisa bermanfaat, khususnya dalam kesejahteraan masyarakat. Karena salah satu tujuan dari pengaturan tentang pemeliharaan yang ada di wilayah di DIY ini dalah untuk kesejahteraan masyarakat,” urainya.

Sementara itu, perwakilan dari Paniradya Kaistimewaan Yogyakarta, Kusno Wibowo, mewakili Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya mengatakan di Yogyakarta banyak terdapat jejak peradaban kuno yang monumental, seperti candi dan situs sejarah. Hal ini menjadi bukti tingginya peradaban leluhur. Sehingga eksistensinya menjadi bagian penting entitas budaya dan salah satu penanda keistimewaan DIY.

“Pemahaman tentang pelestarian budaya perlu ditumbuhkembangkan, sehingga selalu diperhatikan keseimbangan antar aspek fisik dan sosial budayanya,” kata Kusno.

Lebih lanjut Festival ini sendiri telah memasuki tahu ketiganya dan merupakan sebuah usaha bersama untuk merawat serta menjaga nilai-nilai pendahulu. Sementara pemilihan tempat di Desa Gilangharjo karena merupakan bagian dari sejarah berdirinya Kraton Mataram, melalui situs Selo Gilang yang dipercaya menjadi penanda tempat turunnya wahyu Mataram. (dev)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00