Mahasiswa Asing Diawasi Ketat

Mahasiswa asing konsultasi ke petugas Imigrasi Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta : Sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta, memiliki mahasiswa asing. Diperkirakan, jumlahnya mencapai ratusan orang. Mahasiswa asing tersebut, tidak hanya menempuh studi di perguruan tinggi negeri, tetapi juga menjalani perkuliahan di perguruan tinggi swasta.

Kepala Kanwil Kumham DIY Budi Argap Situngkir, sudah meminta Kantor Imigrasi datang langsung ke kampus-kampus mengawasi mahasiswa asing.

Tujuannya, untuk meminimalkan pelanggaran keimigrasian, seperti ijin tinggal yang habis masa berlakunya. Langkah ini sekaligus, memudahkan warga negara asing, dalam mengakses layanan pengurusan dokumen tinggal.

"Bagaimana WNA berkonsultasi tidak harus ke kantor Imigrasi, sekaligus untuk memastikan keamanan negara," kata Budi di Kampus UMY, Jumat (21/1/2022).

Disamping itu, pihaknya juga menyikapi situasi selama pandemi, yang menyebabkan banyak berubahnya kebijakan pemerintah, termasuk di lingkungan lembaganya.

Salah satu perguruan tinggi di Kota Pelajar, yang menerima mahasiswa asing adalah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Menurut Fitri Arofiati selaku Kepala Lembaga Kerjasama dan Internasional kampus tersebut, 108 mahasiswa asing di UMY, sempat kesulitan mengurus ijin tinggal selama pandemi.

"Kendala yang berarti saat Pandemi Covid saat tinggi kasusnya, saat kita mau ke Imigrasi mahasiswa asing tidak siap, tapi overall bisa diselesaikan dengan baik," katanya.

Dari total ratusan mahasiswa asing yang kuliah di UMY, ada yang tinggal di asrama maupun kos mandiri di sekitar kampus.

Mereka menempuh berbagai jenjang studi, mulai dari level sarjana hingga jenjang pasca sarjana. (ws).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar