Kodim Klaten Teguhkan Toleransi Cegah Radikalisme dan Separatisme

KBRN, Klaten : Komando Distrik Militer (Kodim) 0723/Klaten melakukan pembinaan (komunikasi sosial) Komsos dengan tema ‘Meneguhkan Toleransi Mencegah Radikalisme/Separatisme’ yang berlangsung di aula Makodim Jl Pemuda no 08 Klaten, Selasa (22/6/2021).

Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Inf Joni Eko Prasetyo S.I.P mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan oleh Kodim Klaten dalam rangka menjalin silahturahmi dan memupuk jiwa patriotisme seluruh komponen masyarakat di tengah pandemik Covid-19.

“Situasi Pandemik Covid-19 di Wilayah Kabupaten Klaten secara umum sudah masuk dalam zona merah,” ungkapnya.

Dandim berharap masyarakat ikut serta dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 ini dengan cara mengurangi kegiatan yang sifatnya tidak perlu, kemudian menjalankan 5 M.

“Vaksi yang di suntikkan di badan kita tidak bisa terbentuk sepenuhnya untuk menangkal virus tersebut. Apabila asupan gizi kita kurang, yang perlu diperbaiki adalah perbaiki asupan gizi, vitamin di tubuh kita, dan istirahat yang cukup,“ lanjut Dandim.

Pada kesempatan tersebut Letkol Inf Joni Eko Prasetyo S.I.P menambahkan, ekomonomi dan radikalis sangat berkaitan, karena apabila ekomonomi lemah, masyarakat lemah, maka radikalisme akan muncul di lingkup masyarakat. Untuk itu harus meneguhkan toleransi untuk mencegah radikalisme dan separatisme.

Sementara itu, Kapten Inf Jatmiko selaku pemberi materi, mengungkapkan tentang adanya kelompok-kelompok radikal dan separatis di Indonesia pada masa lalu, dan yang terkenal di masyarakat waktu itu seperti PKI, DI/TII, dan Kartosuwiryo.

“Semua itu harus selalu waspadai jangan sampai terjadi lagi Indonesia,” tandeasnya.

Jatmiko juga menguraikan tentang Pancasila sebagai dasar negara menjadi tonggak dalam upaya meningkatkan semangat patriotisme dan menumbuhkan wawasan kebangsaan.

“Patriotisme adalah sikap berani, pantang menyerah dan rela berkorban demi bangsa dan negara, sebagaimana disebutkan dalam pasal 30 UUD 1945, yang berbunyi, tiap-tiap warga negara wajib dan Ikut serta dalam usaha pembelaan negara,” tandasnya.

Pasal itu mengandung nilai-nilai Pancasila, antaralain nilai Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan kesatuan serta nilai kerakyatan, dan nilai keadilan.

Lebih lanjut ia menambahkan, tugas pokok TNI mempertahankan keutuhan wilayahh NKR yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. (yon-yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00