Belum Semua Guru di Sleman Kuasai IT

Kepala Dinas Pendidikan Sleman Ery Sudaryono

KBRN, Yogyakarta : Kabupaten Sleman memiliki tantangan, dalam melaksanakan pembelajaran online di masa pandemi.

Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryono mengakui, belum meratanya kemampuan guru di sekolah, dalam menguasai teknologi informasi.

Sehingga kini, masih ada lima persen guru, yang belum mampu membuat materi pembelajaran daring.

”Faktor usia karena guru mendekati pensiun, dulu kan masalah IT nya belum menguasai karena pembelajarannya belum semaju sekarang ini,” ucapnya saat dihubungi, Minggu (11/10/2020).

Untuk mengatasi persoalan ini, Dinas Pendidikan Sleman kata Ery, menerapkan metode kolegial guru, lewat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG).

”Dari sana, teman-teman guru yang sudah familiar membimbing membuat aplikasi pembelajaran, dan ini harus ditingkatkan,” lanjut dia.

Selain terbatasnya kemampuan guru, belum meratanya jaringan internet di sekolah dasar, seperti di sebagian Cangkringan dan Turi, juga menjadi tantangan pembelajaran daring.

”Karena memang belum ada BTS-nya, hasil rapat dengan Komisi D DPRD akan ditindaklanjuti daerah-daerah seperti itu, dikonekkan dengan jaringan internet di setiap kecamatan,” terangnya.

Bagi sekolah yang belum terkoneksi internet, pembelajaran menggunakan sistem luring. Siswa atau orang tua, mengambil tugas dan materi belajar ke sekolah, selanjutnya dikerjakan dan dipelajari di rumah. (ws/yyw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00