Perpustakaan Kota Yogyakarta Gelar Final Lomba Bercerita 2020

lomba bercerita siswa sd/mi se-kota Yogyakarta 2020/humas_pemkot

KBRN, Yogyakarta : Perpustakaan Kota Yogyakarta menggelar final Lomba Bercerita Bagi siswa tingkat SD/MI Kota Yogyakarta, yang diharapkan mampu meningkatkan minat baca anak-anak, pada Rabu (1/7/2020) di ruang baca Pevita Jl Mayjen Sutoyo 32 Yogyakarta, diikuti oleh 10 peserta putra dan 10 peserta putri yang sebelumnya telah dilakukan babak penyisihan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, SE, MM menjelaskan, bahwa lomba ini merupakan gelaran rutin setiap tahun yang diadakan secara berjenjang dari tingkat kabuaten/kota hingga nasional. Menurutnya, hasil pemenang lomba tingkat kota akan kembali bertanding di lomba sejenis untuk tingkat propinsi DIY.

"Harapannya melalui lomba ini akan menumbuhkan minat dan budaya gemar membaca di kalangan anak-anak. Lebih dari itu, juga agar mereka nantinya menjadi warga negara yang cerdas serta berwawasan luas dan memiliki rasa kecintaan terhadap tanah air dan bangsa," katanya.

Hendratmoko mengharapkan, kegiatan ini sekaligus menjadi kegiatan nyata dalam meningkatkan budaya baca dan budaya literasi masyarakat Kota Yogyakarta.

Sementara dalam pelaksanaannya panitia tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam upaya penanggulangan Covid-19, di antaranya diselenggarakan tanpa penonton dan wajib jaga jarak.

Mengusung tema 'Menumbuhkembangkan Budaya Membaca dan Bercerita Bagi Siswa SD di Kota Yogyakarta, Istimewa', dengan materi cerita berupa cerita rakyat/legenda Nusantara, yang berasal dari daerah Yogyakarta, dapat bersumber dari buku-buku di perpustakaan sekolah ataupun dari Perpustakaan Kota Yogyakarta.

Melalui cerita rakyat terdapat pesan moral yang bermanfaat dalam menumbuhkembangkan karakter, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal dan rasa nasionalisme di kalangan siswa.  

"Lomba ini merupakan perpaduan dari seni sastra, drama, akting dan komunikasi, dengan aspek penilaian: Penampilan termasuk ekspresi wajah, cara bercerita atau teknik bercerita, dan penguasaan materi," pungkasnya. (ian/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00