Pantang Mundur Hadapi Tantangan, Ali Sodiq Jadi Lulusan Tercepat Terbaik

Ali Sodiq ketika mengikuti prosssi wisuda, Rabu (10/8/2022) kemarin, bersama ratusan wisudawan lainnya. (rosihan anwar/rri.co.id)

KBRN, Yogyakarta: Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Prof Al Makin baru saja mewisuda sejumlah 684 orang sarjana baru. Prosesi wisuda itu berlangsung, Rabu (10/8/2022) pagi, bertempat di Gedung Prof HM Amin Abdullah. 

Menariknya dari ratusan wisudawan dan wisudawati yang menikmati hari bahagia pada Rabu kemarin, terdapat sosok istimewa yaitu Dr Ali Sodiq. Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember itu menjadi lulusan tercepat untuk program doktoral. 

Ali Sodiq bahkan mampu menyelesaikan program Pascasarjana hanya dalam kurun waktu 3 tahun 5 bulan dan 14 hari. Lebih menarik lagi, Ali Sodiq menyelesaikan disertasi tanpa meninggalkan tugasnya di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq. 

Lantas apa yang membuat bapak dua orang anak itu mampu menyelesaikan studinya dengan relatif cepat dan mendapat predikat cum laude? Ketika ditanya usai prosesi wisuda, Ali Sodiq mengatakan, kesulitan dan tantangan adalah perihal yang harus dihadapi dalam hidup.

“Ikut senang melihat orang bahagia dan berempati terhadap kesusahan orang lain. Kesulitan itu harus dihadapi dan diselesaikan bukan dihindari kalau mau sukses,” ungkapnya.

Ayah dari Maulana Ali Akbar dan Riffat Farhan Aly itu juga terbiasa dengan pola hidup disiplin yang tinggi. Kedisiplinan itu juga ditularkan kepada dua buah hatinya.

Hidup berkah

Tak hanya itu saja, Ali Sodiq juga menanamkan sikap empati kepada anak-anaknya. Kepedulian terhadap pada sesama juga ditunjukkan dengan  mengangkat beberapa anak asuh untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. 

"Bagi saya pendidikan merupakan kunci untuk merubah nasib menjadi lebih baik dan mengangkat derajat seseorang agar lebih berkah," tutur Ali.

Lewat cara hidupnya itu, Allah SWT memberikan karunia alias keberkahan berupa kemudahan bagi Ali menyelesaikan studinya. Meski dirinya harus bolak-balik Yogyakarta-Jember.

Mengawali kuliah S3 saat menjadi Kabag Keuangan dan Akuntansi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Ali lantas mengambil kesempatan mengikuti assessment Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) setelah selesai ujian pendahuluan disertasinya. 

Alhamdulillah di masa perjuangan menempuh S3 diberikan kesempatan mengemban amanah menjadi Kepala Biro di UIN Jember, mulai  8 Oktober tahun lalu,” tandasnya.  

Selain itu, Ali Sodiq tercatat aktif di organisasi sosial dan yayasan serta takmir masjid. Salah satu Yayasan yang menaungi Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatana Bhakti Putra Bangsa (IBISA) Purworejo,  memberikan amanah  tugas kepada Ali sebagai sekretaris yayasan. (ros) .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar