KPK Ajak Mahasiswa Teladani Semangat Antikorupsi Sunan Kalijaga

KBRN, Yogyakarta: Di hadapan civitas akademika kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyebutkan, pendidikan karakter merupakan hal penting untuk ditanamkan pada setiap orang. Hal tersebut disampaikannya dalam Kuliah Umum Pendidikan Antikoupsi dengan tema “Membangun Integritas Bangsa di Pendidikan” yang digelar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Rabu (29/6/2022) siang.

“Karakter yang kuat akan membuat seseorang jauh dari tindakan negatif seperti perilaku korupsi,” ujar Ghufron.

Ghufron meminta seluruh mahasiswa untuk meneladani karakter tokoh Walisanga, khususnya Sunan Kalijaga. Di mana, menurut Nurul Ghufron, sosok Sunan Kalijaga memiliki sikap religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, kreatif, demokratis, peduli lingkungan, peduli sosial dan memiliki tanggung jawab tinggi.

“Nama besar Sunan Kalijaga ini harus dijaga. Kalau mahasiswa meneladaninya, saya yakin kita bisa bermimpi di masa yang akan datang Indonesia bisa bebas dari korupsi. Saatnya mencetak kader bangsa yang berilmu tinggi dan beradab,” kata Komisioner KPK berusia 47 tahun itu.

Berpendidikan tinggi 

Menurut dia, banyak pelaku korupsi yang berlatar belakang pendidikan tinggi. Hal ini secara gamblang memperlihatkan bahwa banyak orang memiliki ilmu tinggi tapi tidak memiliki karakter dan integritas. Singkatnya, menurut Ghufron, kini orang banyak hanya terpaku pada kemewahan, jabatan, dan uang.

Oleh karenanya, KPK mengajak civitas akademika untuk bergandeng tangan menjaga identitas dan nilai. Sebuah identitas diri yang tangguh dan berani mengatakan tidak tergiur pada praktik korupsi dalam situasi apapun. Juga sebuah nilai dari diri sendiri untuk memastikan setinggi apapun ilmu yang dimiliki maka adab merupakan hal utama dalam kehidupan.

Hal senada diungkapkan Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Al-Makin. Rektor juga berharap kepada para mahasiswa ketika nanti lulus bisa menjadi pemimpin yang bersih dan memiliki rasa tanggung jawab tinggi.

“Mahasiswa bisa menjadi agen antikorupsi di manapun berada, untuk itu KPK dan kampus harus kerja sama menguatkannya,” tutupnya.

Kegiatan kuliah unum ini selain dihadiri oleh para mahasiswa, juga para dosen pendidik dan jajaran staf pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (ros).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar