UGM Tingkatkan Pelayanan bagi Peserta Difabel Tes CBT UM

KBRN, Sleman : Universitas Gadjah Mada menggandeng UKM Peduli Difabel untuk menjadi relawan membantu peserta difabel di CBT UM UGM tahun ini. Di mana dari 36 ribu peserta, sebanyak sembilan orang di antaranya merupakan peserta difabel. Dengan rincian delapan orang mengikuti tes di Yogyakarta dan satu orang tes di Jakarta.

Sekretaris Rektor UGM, Gugup Kismono, di sela-sela kunjungan ke lokasi tes pada hari Rabu (23/06) mengatakan pihaknya telah mempersiapkan kebutuhan para peserta sejak mendaftar jauh-jauh hari. Upaya ini, menurut Gugup, sejalan dengan tujuan UGM untuk menjadi kampus inklusif

“Kami melakukan identifikasi sejak dini, mulai dari ragam disabilitasnya apa hingga apa saja yang mereka butuhkan agar lancar mengerjakan tes. Kami ingin semua peserta, tidak memandang siapa dia, bisa mengikuti tes tanpa adanya kendala teknis,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina UKM Peduli Difabel UGM, Wuri Handayani, di kesempatan yang sama menjelaskan mengenai kehadiran relawan pendamping bagi peserta difabel. Sebelumnya pihaknya telah dihubungi secara langsung oleh panitia pelaksana tes CBT UM UGM disertai dengan data peserta tersebut.

Dari data tersebut, pihak UKM kemudian mendelegasikan relawan untuk mendampingi masing-masing peserta sesuai ragam disabilitas serta kebutuhannya. Mereka bertugas dari memastikan kehadiran di lokasi tes, kelancaran pengerjaan tes, hingga para peserta difabel tersebut pulang.

“Semisal peserta tuli, mereka memastikan apakah ada kesulitan dalam berkomunikasi dengan pengawas dan panitia tes, atau peserta dengan tunadaksa didampingi untuk mengakses fasilitas tes. Kemudian, nanti katanya ada peserta dengan low vision, kami akan mencoba menyediakan penerangan tambahan agar mereka bisa membaca soal tes,” terangnya.

Lebih lanjut Wuri juga menuturkan pihaknya juga memastikan para relawan pendamping ini selalu mematuhi protokol kesehatan. Sementara terkait lokasi tes, Wuri menilai penempatan para peserta difabel di satu tempat, yakni Gedung Tahir di FK-KMK UGM sudah tepat. Hal itu karena akses lokasi terbilang bagus. (dev-yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00