Keamanan dan Kenyamanan Wisata dengan Verifikasi Penerapan Prokes

Kawasan Malioboro

KBRN, Yogyakarta : Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta terus menggulirkan verifikasi penerapan protokol kesehatan untuk usaha jasa pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko mengatakan, ada 103 usaha jasa pariwisata sudah memiliki verifikasi penerapan Prokes. Menurutnya, Program verifikasi diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat dan wisatawan untuk berwisata dengan aman dan nyaman.

"Pelaku usaha juga memanfaatkan surat verifikasi protokol kesehatan tersebut untuk membantu meningkatkan branding tempat usaha mereka dan meyakinkan konsumen bahwa tempat usaha tersebut telah menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan COVID-19," katanya, Jumat (26/2/2021).

Tercatat sejak pertengahan 2020, sudah ada 103 usaha jasa pariwisata yang sudah memiliki verifikasi.

"Terdiri dari Tujuh puluh Tujuh usaha jasa akomodasi, Dua puluh usaha jasa makan dan minum, serta Enam usaha hiburan dan rekreasi," imbuhnya.

Masih ada 24 permohonan yang sedang diproses Dinas Pariwisata. Harapannya seluruhnya sudah selesai diproses pada akhir Februari. Sedangkan permohonan yang masih diproses terdiri dari tujuh usaha jasa akomodasi, 4 belas usaha jasa makanan dan minuman, serta Tiga usaha hiburan dan rekreasi.

Selain memberi verifikasi protokol kesehatan, Ia menjelaskan, evaluasi pelaksanaan protokol kesehatan juga dilakukan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, untuk memastikan komitmen pelaksanaan protokol kesehatan pelaku usaha jasa pariwisata.

Sementara untuk penegakan aturan protokol kesehatan sekaligus edukasi di tempat usaha dilakukan melalui patroli rutin yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Yogyakarta sekaligus edukasi ke pelaku usaha.

"Sampai sekarang, belum ada surat verifikasi yang kami cabut," pungkasnya. (ian/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00