Wisata Mirip Ubud di Bali Hadir di Kulon Progo

KBRN, Kulon Progo : Kabupaten Kulon Progo menjadi salah satu primadona baru di DIY dalam hal pariwisata. Sejumlah obyek wisata baru muncul dan menjadi viral di masyarakat. Salah satunya adalah Pronosutan Ubud'e Jogja.

Wisata baru yang berada di Pronosutan, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan ini, menyajikan pemandangan persawahan yang mempesona layaknya Ubud di Bali. Artis Ibukota seperti Luna Maya, Al dan Dul, bahkan pernah berkunjung dan berselfie di lokasi ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan, geliat masyarakat di Pronosutan cukup tinggi untuk memanfaatkan pemandangan di bidang usaha jasa kuliner. Hal ini didukung oleh masyarakat kota yang datang dan memviralkan lokasi di sana sehingga akhirnya jadi viral.

Di sisi lain, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas, saat lewat di sana pernah berkata jika persawahan di Pronosutan mirip Ubud yang ada di Bali dan meminta dijadikan seperti Ubud.

"Itu Dhawuh ngarso dalem secara lisan. Tapi ini kami jadikan sebagai pemicu untuk pengembangan wilayah," ucap Joko Mursito, di Kulon Progo, Minggu (17/1/2021).

Joko menjelaskan, terlepas dari faktor perizinan dan pemanfaatan lahan, namun pergerakan perekonomian di kawasan Kenteng Nanggulan ke Barat yang berdekatan dengan Pronosutan Ubud e Jogja, sungguh luar biasa.

Animo masyarakat sangat tinggi untuk menikmati kuliner yang banyak bermunculan disana. Hal lainnya, Karang Taruna Setempat sudah mulai membidik jika kawasan Pronosutan Ubud'e Jogja bisa dikelola dengan baik melalui Bumdes, Desa Wisata, Pokdarwis, Karang Taruna dan lainnya.

Dalam wisata kolaboratif ini, sempat dibranding 'Ubud Van Jogja' seperti yang disampaikan Gubernur DIY. Namun di sisi lain, Karang Taruna dan masyarakat juga membranding sendiri dengan nama Pronosutan View. Setelah berembug, akhirnya disepakati nama Pronosutan Ubud'e Jogja yang merupakan gabungan dari kedua branding tersebut.

"Hal ini merupakan masukan banyak pihak juga. Agar tetap njawani dan lokalitasnya tetap terjaga namun branding-nya juga menarik," ungkapnya.

Joko menambahkan, meski menjadi obyek kunjungan wisata, namun obyek pemandangan persawahan tetap terjaga dan lestari. Disisi lain, Kuliner Geblek Pari yang ada disana bagus dijadikan kuliner yang mirip dengan Jimbaran. Jika di Jimbaran dengan pemandangan pantai dan laut maka Geblek Pari pemandangan nya adalah sawah. 

Dinas Pariwisata, lanjut Joko, belum akan mengarah ke penarikan retribusi di Pronosutan Ubud'e Jogja karena harus ada perdanya. Namun mungkin Kalurahan yang kemudian akan membuat Peraturan Kalurahan yang mengatur tata kelola yang ada di wilayahnya. 

"Kami belum mengarah untuk retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini agar tidak terjadi gejolak di masyarakat. Yang lebih penting adalah kesejahteraan masyarakat," ungkap Joko.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan, Bulak Pronosutan sangat tepat jika disebut Ubud'e Jogja. Hal ini karena didukung dengan hamparan persawahan yang indah. 

"Di sini produksi pertaniannya dan pemandangan nya juga bagus. Kedepan saya rasa wilayah ini akan terus tumbuh dan berkembang," ungkap Sutedjo.

Sutedjo menjelaskan, mungkin di Pronosutan Ubud'e Jogja bisa dibuat paket wisata. Baik saat menanam ataupun lainnya. (hrn/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00