Seluruh Obyek Wisata di Kulon Progo Ditutup Saat Malam Tahun Baru

KBRN, Kulon Progo : Seluruh obyek wisata di Kabupaten Kulon Progo rencananya akan ditutup. Hal ini sebagai antisipasi penyebaran kasus Covid-19 di obyek wisata.

Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan, Pemda DIY sudah mengeluarkan himbauan agar tidak ada kegiatan yang menimbulkan kerumunan, termasuk juga di obyek wisata. Berdasarkan pada himbauan tersebut, semua obyek wisata di Kulon Progo rencananya akan ditutup, salah satunya adalah di Gerbang Samudra Raksa yang ada di wilayah Kalibawang. Lokasi yang baru saja selesai dibangun ini, rencananya akan ditutup dan dilakukan pemadaman lampu agar tidak ada kegiatan di sana. 

"Meski belum diresmikan, namun sudah banyak yang datang sekedar untuk melihat. Kalau malam banyak orang yang berkumpul disitu," ucap Fajar Gegana di Kulon Progo, Rabu, 30 Desember 2020.

Penutupan rencananya akan dilaksanakan mulai pukul 18.00 - 06.00 WIB. Sedangkan untuk pengawasan dan pengamanan akan dilakukan oleh Satpol PP bekerjasama dengan Polisi dan TNI.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kulon Progo, Sumiran mengatakan, pihaknya tengah menunggu surat dari Pemda DIY terkait hasil rapat di Polda DIY dengan Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 provinsi. Hasil dari rapat tersebut yaitu penutupan semua obyek wisata di DIY di malam pergantian tahun baru mulai jam 18.00 - 06.00 WIB.

"Sesuai dengan surat itu kami akan berkoordinasi dengan Polisi, TNI dan instansi terkait," tutur Sumiran.

Untuk penjagaan malam tahun baru, rencananya akan dilakukan patroli ke berbagai obyek wisata yang dimungkinkan bisa menimbulkan kerumunan. Disana akan dihimbau agar mematuhi protokol kesehatan mengingat angka kasus Covid-19 di DIY masih sangat tinggi. 

"Kami sudah menyiapkan 25 - 40 personil Satpol PP. Dibantu juga dengan Polisi dan TNI," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pemukiman dan Prasarana Wilayah (BPPW) DIY Tri Rahayu mengatakan, lampu di Gerbang Samudra Raksa rencananya akan dimatikan saat malam pergantian tahun baru agar tidak ada keramaian. Pertimbangan lainnya yaitu baru saja dilakukan serah terima pinjam pakai oleh Pemkab Kulon Progo dan yang akan mengatur segala sesuatunya.

"Jangan sampai mengumpulkan warga dan muncul kluster baru. Sekarang kan pandemi masih belum berakhir ya" jelas Tri Rahayu. (hrn/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00