FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Libur Panjang Akhir Pekan, Dispar Bantul Fokus Protokol Kesehatan

KBRN, Bantul : Selama libur panjang akhir pekan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul fokus pada pencegahan paparan covid-19 di berbagai obyek wisata, agar tidak menjadi klaster baru.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Annihayah mengatakan, puncak wisatawan di wilayah Bantul terjadi pada hari Kamis, 29 Oktober. Di mana pada hari itu wisatawan di pantai Parangtritis mencapai hampir 15 ribu orang. Belum ditambah di berbagai obyek wisata lain yang dikelola oleh Pokdarwis setempat.

Namun, jumlah wisatawan pada hari-hari berikutnya menurun hingga berkisar sembilan ribuan orang. Hal ini, lanjutnya, disebabkan cuaca hujan dan angin kencang belakangan ini.

Menurut Annihayah, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, juga ada posko terpadu dari TNI, Polri dan OPD terkait yang berjaga-jaga. Selain itu juga di setiap obyek wisata telah dilengkapi dengan sarana untuk mencuci tangan.

“Kalau kami monitoring dan evaluasi berkala dan bagi obyek yang memohon rekomendasi kepada kita sudah kita tekankan untuk mengadakan pengawasan mandiri, kemarin hari Selasa kita juga sudah memanggil 32 pengelola destinasi maupun usaha jasa pariwisata untuk berhati-hati dan mengadakan pengetatan untuk pengunjung masing-masing,” terangnya, Minggu (01/11/2020).

Sementara itu, sebelumnya Kasatlantas Polres Bantul, AKP. Amin Ruwinto menyatakan bahwa, saat ini pihaknya menggelar Operasi Progo 2020 yang fokusnya pada penerapan protokol kesehatan untuk mencegah berkembanganya pandemic covid-19.

Untuk itu ada dua pospam yang didirikan, yakni di TPR Parangtritis dan di Piyungan. Selain itu untuk pos pantau menurutnya juga didirikan di dua lokasi yakni Dongkelan dan Hutan Pinus di kawasan Dlingo.

“Untuk zebra memang dititikberatkan pada protokol kesehatan, tapi pelanggaran tidak ada karena perintah pimpinan lebih ditekankan pada teguran-teguran saja.”

Di Bantul sendiri terdapat lebih dari 250 obyek wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan juga Pokdarwis masing-masing wilayah.

Tidak hanya obyek wisata yang ramai pengunjung atau wisatawan, sentra kerajinan di kawasan Kasongan juga turut diserbu pengunjung selama akhir pekan. Mayoritas pembeli mencari pot dan wastafel atau padasan untuk mencuci tangan. (dev/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00