Liburan di Yogyakarta, Ini Tips Sehat Berwisata

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi

KBRN, Yogyakarta : Mencegah terjadinya penyebaran virus Corona pada musim liburan di masa pandemi Covid 19 berbagai upaya dilakukan tim Satuan Tugas (Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, baik dengan menyiapkan warga masyarakat maupun pelaku wisata di seluruh Kota Yogyakarta.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyebutkan, perlu langkah antisipasi baik dari pelaku usaha, warga maupun wisatawan mencegah terjadinya penularan virus Corona yang masih terjadi di Indonesia terutama di Kota Yogyakarta sebagai kota wisata.

Oleh karena itu pihaknya mengharapkan, bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Yogyakarta atau ke destinasi wisata tipsnya adalah :

1. Yakinkan diri bahwa anda sehat, tidak ada gejala sakit atau gejala covid, tidak mempunyai kontak erat dengan orang atau tempat yang sebaran covidnya masih tinggi atau zona merah.

"Meyakinkan diri bahwa sehat itu penting, karena anda akan melindungi teman atau keluarga yg akan berlibur bersama dengan anda. Atau menjaga dan melindungi keluarga atau teman yg akan anda kunjungi, dan tentunya melindungi siapa saja agar tidak terjadi paparan covid dimana kita berinteraksi. Untuk meyakinkan periksalah dengan rapid test atau swab. Sehingga dalam perjalanan semua nyaman dan aman," terangnya, Minggu (25/10/2020).

2. Pilihlah tempat menginap yang menjalankan protokol covid dengan baik. Bahkan jika perlu dengan kedisiplinan yang ketat sekalipun.

"Sebab itu artinya, memang mereka bersungguh-sungguh akan melindungi anda. Terlebih yang sudah ada surat verifikasi atau stiker yang menandakan sudah diperiksa dengan benar oleh tim Satgas Covid Kota Yogyakarta. Begitu juga ketika mau ke resto atau cafe atau warung, dan lain-lain. Pilihlah yang secara serius menjalankan protokol covid 19," katanya.

3. Biasanya di hotel resto cafe mall atau destinasi wisata dll meminta pengunjung untuk melakukan scan QR Code atau barCode.

"Lakukan itu, sebab itu akan membantu anda jika di tempat itu pada saat anda dan rombongan berada disana ada permasalahan paparan covid 19. Maka Pemkot Yogykarta akan memberitahukan apa yang harus anda lakukan melalui WA," jelas mantan wartawan itu.

4. Di beberapa hotel, resto, cafe, dll juga terdapat layanan pilih menu melalui QR Code atau barCode, yang  tujuannya untuk meminimalisasi adanya kontak antara pengunjung dengan benda yang biasa dipegang oleh orang lain. Sehingga mengurangi terjadinya paparan covid di tempat umum.

"Jika harus menggunakan daftar menu, ya masih bisa. Tetapi setelahnya anda harus semprotkan hand sanitizer agar aman," imbuhnya.

5. Bawalah hand sanitizer sendiri atau sering-sering lah melakukan cuci tangan dengan sabun.

"Selalu mencuci tangan di air mengali menggunakan sabun baik di hotel, restoran, cafe maupun destinasi wisata atau dimanapun anda beraktivitas," jelasnya.

6. Mentaati pembatasan jumlah dalam satu waktu yang diterapkan baik di hotel, resto, cafe, destinasi wisata. sebab dijelaskannya, tempat tersebut bermaksud menjaga kenyamanan dan keamanan setiap pengunjung.

"Di Malioboro Pemkot Yogya membagi dalam 5 zona yang kapasitas maksimal ada 500 orang. Dan setiap masuk ke zona anda harus melakukan scaning lagi QRcode. Sehingga kita bisa monitoring setiap zona. Begitu juga hampir semua destinasi wisata di Yogya meminta anda melakukan scan QR Code atau barCode," tambahnya.

7. Selama beraktivitas dimanapun, terutama di tempat-tempat umum, selalu mengenakan masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Setidaknya anda membantu agar sebaran covid bisa di cegah Dilingkungan dimana anda berada," kata Heroe.

8. Jadikan Liburan di Musim Covid 19 adalah liburan yang barakah dan memberi manfaat. Mengingat, dengan adanya wisatawan yang berlibur, dan membeli makan maupun minum, maupun membeli oleh-oleh atau transaksi dimanapun itu artinya itu turut membantuan keluarga yang telah ikut terlibat dalam produksi tersebut.

"Apakah anda membayangkan 100 ribu rupiah yang anda belanjakan telah membantu 5 jiwa keluarga yang menjual, 5 jiwa keluarga yang membuat, 5 jiwa keluarga yang mengantar, dan banyak jiwa-jiwa lainnya yang terbantu. Karena anda sudah mendorong agar uang itu menghidupkan ekonomi banyak keluarga. Maka siapkan uang yang cukup, belanjakanlah dimanapun, semakin banyak anda belanjakan maka jiwa-jiwa dan keluarga yang terbantu akan semakin banyak," ungkapnya.

Itulah amal indah yang dikerjakan dalam liburan, penuh barakah dan memberi manfaat pada banyak orang. Di Malioboro, terlebih di pasar Beringharjo, dijelaskan Heroe transaksi dapat dilakukan secara cashless atau menggunakan berbagai macam kartu e-money atau e Wallet.

"Dengan transaksi seperti itu, juga akan mengurangi kontak dengan orang lain juga," ujar Heroe.

9. Selama berada di Malioboro terdapat petunjuk jalan satu arah. Jika dari stasiun Tugu maka pilih jalur Pedestrian yang sisi kiri atau timur jalan. Kalau dari Titik Nol atau Pasar Beringharjo, menuju ke utara atau ke arah stasiun tugu, pilih jalur sebelah barat atau kiri juga. Sebab di Malioboro jika banyak pengunjung maka gunanya mengurangi papasan antar orang. Begitu juga di Malioboro di sejumlah tempat duduk juga sudah diatur, dimana berdiri dan dimana duduknya.

"Tujuannya Agar tidak terjadi kerumunan. Taati saja petunjuk-petunjuk di dalam tanda-tanda di Malioboro," kata lulusan S2 Komunikasi UGM (2008-2011) itu.

10. Para pedagang Di Malioboro siap menyambut kedatangan semua wisatawan. diungkapkannya pelaku wisata bersiap dengan protokol kesehatan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan semua wisatawan.

11. Untuk membawa belanjaan, siapkan kantong belanja sendiri. Disamping akan membantu mengurangi sampah plastik, juga mengurangi potensi sebaran virus melalui kantong-kantong plastik.

12. Membawa peralatan beribadah sendiri, seperti sajadah. Masjid-masjid di Yogyakarta hampir semuanya membatasi jumlah pengunjung yang beribadah. Maka persiapkan sebelumnya dimana akan melaksanakan ibadah shalat. Dan datanglah lebih awal. Sebab jika jumlah orang yang masuk Mesjid sudah cukup, pintu akan di tutup. Dan jika ingin ikut berjamaah, harus shalat di tempat parkir atau di jalan.13. Disamping Malioboro, Taman Pintar, Bonbin Gembiraloka di Kota Yogyakarta di pagi atau sore hari bisa dengan bersepeda.

"Tidak harus bawa sepeda sendiri. Di Jogja ada layanan sewa sepeda digital JogjaBike, anda tinggal download dan temukan sepedanya seputaran Malioboro dan sejumlah tempat. Atau ada sejumlah kelompok yang menyewakan sepeda juga bisa sekalian memandu perjalanan sepeda anda," terang ayah tiga anak tersebut.

Melalui jalur wisata bersepeda memasuki perkampungan kota tua Kotagede yang akan mendapatkan sensasi bagaimana menelusuri jejak peninggalan keraton lama semasa Panembahan Senopati dan Sultan Agung. Atau menelusuri perkampungan di kota Yogyakarta, di pinggir sungai tempat wisata keluarga yang nyaman sambil melihat kerumunan ikan-ikan nila dan sebagainya.

"Atau menelusuri jalan-jalan di Kota Yogya yang ikonik. Atau menelusuri sawah-sawah sambil kulineran pagi atau sore di tengah sawah atau pegunungan. Atau anda akan menyeberang di tengah-tengah Alun-alun Selatan dan menghibur keluarga dengan kendaraan odong-odong. Atau anda ingin bernostalgia kenyamanan di Alun-alun Utara yang terasa menyejukkan dan menenteramkan. Banyak hal yang bisa anda lakukan di Yogyakarta," jelas Heroe.

12. Berlibur di Malioboro anda akan merasa nyaman dan aman. Malioboro selau siap menyambut ke datangan para wisatawan. Malioboro Damai dan Malioboro Selalu baik-baik saja.

"Yakinkah dengan menjalankan protokol Kesehatan dimanapun anda berlibur, maka liburan anda bersama keluarga akan nyaman dan aman. Kita wajib saling menjaga, melindungi dan menyelamatkan untuk kebangkitan kehidupan sosial ekonomi kita di tengah-tengah pandemi covid 19," pungkasnya. (ian/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00