Obyek Wisata Tamansari Jogja Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

KBRN, Yogyakarta : Semenjak angka Covid-19 di Indonesia meningkat, banyak sektor-sektor pariwisata yang ditutup sementara. Setelah beberapa bulan lalu ditutup dan beberapa waktu ini kembali dibuka para wisatawan pun berbondong untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya di Jogja.

Selayaknya tempat wisata pun harus siap menghadapi pengunjung di masa pandemi Covid-19 dengan harus menerapkan protokol kesehatan yang di anjurkan. Salah satu wisata yang saat ini masih banyak dikunjungi pengunjung adalah taman sari.

Taman sari ini sendiri sempat tutup karena pandemi Covid-19 ini mulai awal bulan mei dan buka kembali pada awal bulan Juli. Dengan dibukanya kembali Tamansari ini tentu saja menerapkan potokol kesehatan Covid-19 hingga saat ini, yang mana pengelola tempat wisata Tamansari ini memperhatikan betul protokol kesehatan untuk memutus penyebaran virus Covid-19.

Salah satu koordinator pengelola Wisata Tamansari yaitu Ridwan mengungkapkan mengenai protokol kesehatan yang ada Tamansari benar-benar mereka perhatikan.

“Protokol kesehatan yang kita buat dengan grouping tamu sampai 5-10 orang saja per-grup dan pernah 10-15 per-grup tergangtung kasus angka covid yang ada. Selain itu tetap mengikuti protokol yang dianjurkan kemenkes yaitu cuci tangan, pakai masker, cek suhu tubuh, dan social distancing,” ungkap Ridwan.

Tamansari pun tidak hanya memperhatikan protokol kesehatan hanya di depan saja, pihak pengelola juga sangat memperhatikan protokol kesehatan pengunjung sampai keluar  dari area Tamansari, karena wisata ini berada di ruang lingkup area masyarakat kampung Tamansari.

Ridwan menambahkan, mengenai protokol kesehatan untuk pengunjung bahwa, untuk pengunjung masuk ke lokasi wisata harus didampingi guide lokal yang tidak boleh guide dari luar.

"Pergerakan tamupun diperhatikan yang mana mereka tidak boleh kemana-mana dan harus tetap didalam grup itu dengan menerepkan physical distancing, lalu juga setiap objek dibatasi waktunya dan juga tidak boleh menyentuh objek-objek yang ada dilokasi wisata hanya diperbolehkan berfoto saja,” tambahnya.

Di tengah pandemi saat ini, Tamansari tidak menghadapi lonjakan dari pengunjung yang datang, tetapi hanya menghadapi lonjakan itu di saat awal Tamansari buka kembali sejak ditutup waktu silam.

“Kita rata-rata tamu tuh dihari sepi biasanya hanya 200-300 orang kalo di weekend kita tuh biasanya 400-600 tergantung dari info wilayah jika ada yang menerapkan PSBB maka jumlah pengunjung menurun dan pengunjung kita pun terus kita pantau,” jelas Ridwan. (panji/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00