Jalan Menuju Wisata Sempit, PHRI Soroti Tingginya Target PAD dan Minimnya Infrastruktur

KBRN, Gunungkidul: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia menyoroti kaitannya dengan infrastruktur penunjang wisata Gunungkidul yang masih minim. Misalnya saja fasilitas jalan dari Kota Wonosari menuju beberapa obyek wisata. 

Ketua PHRI Gunungkidul, Sunyoto mengatakan, secara prinsip pihaknya mendukung penuh upaya untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah baik dari sektor pajak hotel restoran maupu  retribusi wisata. Namun ia meminta pemerintah juga tidak abai dengan fasilitas penunjang utamanya jalan raya. 

"Untuk mendukung itu perlu adanya perbaikan infrastruktur utamanya jalan dari Kota Wonosari menuju pantai, jalannya sangat sempit dan bergelombang sampai saat ini belum terpelihara dengan baik," kata Sunyoto, Selasa (25/1/2022). 

Sunyoto menambahkan, padahal jalan tersebut menghubungkan obyek wisata di sekitar Kota Wonosari dengan pantai. Ia khawatir jika tidak ada perbaikan, salah satu obyek wisata di sekitar Wonosari bisa terhapus. 

"Misalnya saja Goa Pindul, kalau jalan dari Goa Pindul ke pantai jelek bisa dihapus dari rute wisata para biro," terang Sunyoto. 

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, pembangunan inftastruktur menuju kawasan wisata sudah dipersiapkan pemerintah. Menurutnya, rancangan tersebut sudah dikaji Bappeda Gunungkidul. 

"Kalau berbicara kepuasan tentu tidak mungkin bisa memuaskan semua pihak, akan tetapi kami berupaya untuk memaksimalkan sarana pra sarana menuju lokasi wisata, road mapnya sudah kami buat," pungkas Sunaryanta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar