Cegah Paparan Covid Meluas, Dinkes Sleman Uji Petik Antigen

Wisata Tebing Breksi Sleman

KBRN, Yogyakarta : Tidak ingin kasus Covid-19 merebak di akhir tahun, Dinas Kesehatan Sleman merencanakan uji petik tes antigen kepada wisatawan.

Apalagi selama penerapan PPKM level tiga, mulai 24 Desember hingga 2 Januari tahun depan, obyek wisata di wilayah Sleman tetap dibuka, meski jumlah kunjungan dibatasi maksimal 50 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sleman Novita Krisnaeni, telah menyiapkan standar penanganan yang memadai, agar bisa optimal bekerja saat ada temuan kasus.

”Seperti libur lebaran lalu, kami akan ambil 100 sampling uji petik,” katanya saat dihubungi, Sabtu (4/12/2021).

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan layanan di tempat isolasi terpusat, termasuk di seluruh puskesmas hingga rumah sakit. Tujuannya, agar layanan untuk masyarakat maupun wisatawan bisa berjalan dengan baik.

Langkah Dinas Kesehatan itu, direspon positif Sudihartono selaku pendiri destinasi Kampung Flory. Untuk mengimbangi upaya pemerintah mencegah paparan covid di akhir tahun, pihaknya mengutamakan protokol kesehatan di lokasi wisata.

”Kalau di kami (Kampung Flory, red) minimal ada tempat cuci tangan, terus wajib jaga jarak bagi yang 50 persen pengunjung, juga setiap senin kita libur untuk penyemprotan disinfektan di seluruh area,” terang dia.

Di masa pandemi ini, Kampung Flory dikunjungi hingga 600 wisatawan saat akhir pekan. Jumlah ini turun drastis dari sebelum pandemi, yang  di hari minggu bisa mencapai dua ribu pengunjung. (ws)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar