One Gate System Kota Yogyakarta Skrining 206 Bus Libur Akhir Pekan Kemarin

KBRN, Yogyakarta : Kebijakan penerapan pengaturan arus masuk angkutan umum di Kota Yogyakarta yang mulai dilakukan akhir pekan kemarin mampu menskrining lebih dari 200 armada.

Pemerintah Kota Yogyakarta mencatat total ada 206 armada angkutan umum, dan dari total tersebut 6 diantaranya terpaksa harus diputar balik untuk meninggalkan Kota Yogyakarta.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, pelaksanaan One Gate System angkutan umum melalui Giwangan yang mulai diterapkan akhir pekan kemarin tercatat ada 64 bus masuk pada hari Sabtu (24/10/2021) dan 142 bus pada hari minggu (25/10/2021).

Dari jumlah tersebut, 6 armada tidak lolos skrining di terminal Giwangan mengingat lebih dari 50persen calon wisatawan tidak dapat membuktikan sudah mendapat vaksinasi covid 19.

"Satu tidak lolos dihari Sabtu, dan Minggu yang tidak lolos Lima," katanya, Selasa (26/10/2021).

Sedangkan bus yang mencoba masuk ke Tempat Parkir tidak melalui One Gate System ada dua armada yang kemudian diarahkan ke terminal giwangan

Heroe menambahkan, angkutan umum baik bus maupun non bus yang lolos skrining satu pintu masuk kemudian diarahkan menuju 8 titik parkir di Kota Yogyakarta seperti Tempat Khusus Parkir (TKP) Abu Bakar Ali, Senopati, Ngabean, Sriwedani, Spraga dan Ketandan.

Disisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho menjelaskan, meski ada sedikit kendala dalam pelaksanaan, namun hal tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap One Gate System.

Bahkan dalam evaluasi sementara, diungkapkan Agus, mayoritas bus memiliki kesadaran masuk ke terminal Giwangan sebelum nantinya diarahkan ke TKP.

"Tanpa harus kita jagani, tanpa harus kita paksa itu mereka masuk ke terminal Giwangan mayoritas," ujarnya.

Sedangkan untuk pengelola TKP sangat taat untuk melaksanakan kebijakan One Gate System dengan tidak menerima bus sebelum dilakukan skrining di terminal Giwangan.

"Ini ya komitmen luar biasa yang dibangun antara pemerintah dan masyarakat," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00