DIY Ijinkan Konser dengan Penonton Terbatas

Baskara Aji

KBRN, Yogyakarta : Pemda DIY mengizinkan kegiatan konser musik dan sejenisnya asalkan ada pembatasan jumlah penonton, bahkan jika memungkinkan pertunjukan tanpa ada penonton luring namun disiarkan secara daring.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat sudah mengizinkan konser musik dengan catatan kasus Covid-19 di daerah melandai dan penyelenggara berkomitmen untuk mentaati protokol kesehatan.

Meski, akhir-akhir ini, kasus Covid-19 di DIY sudah melandai, namun Pemda DIY masih mempertimbangkan jika konser digelar dalam skala besar dan menghadirkan penonton yang banyak.

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan tidak mempermasalahkan adanya konser, namun yang dikhawatirkan adalah terjadinya kerumunan yang berpotensi menjadi sumber penularan Covid-19.

“Kita pada prinsipnya bukan konser, bukan pertandingan olahraga, bukan meeting. Yang tak boleh itu mengumpulkan banyak orang, kerumunan yang kita larang, karena belum boleh ada kerumunan,” kata Kadarmanta Baskara Aji, Sekda DIY, di Kepatihan Yogyakarta, Kamis (30/9/2021).

Pihaknya mempersilakan penyelenggara konser mengajukan izin kepada Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat desa hingga Satgas tingkat DIY sebelum menyelenggarakan konser. "Biar Satgas nanti yang memverifikasi lokasi dan potensi kerumunan. Catatannya adalah penonton terbatas.

Terbatas dalam artian, jika di dalam gedung dan ada kursi yang mengatur jaga jarak tidak ada persoalan. Namun jika digelar di tanah lapang meski dengan kapasitas seribuan orang dan 50% dari jumlah tersebut tetap berpotensi menimbulkan kerumunan sehingga tidak diperkenankan.

Sebab, penonton konser meski di tanah lapang, penonton akan cenderung mendekat ke arah panggung konser," terangnya.

Baskara Aji menambahkan penyelenggara konser bisa mencontoh gelaran Prambanan Jazz yang hanya menghadirkan sekitar 100 orang yang sebagian besar adalah penyelenggara, selebihnya acara tersebut disiarkan secara daring.

“Berskala besar boleh enggak apa-apa tapi ditonton secara virtual,” tambah Aji.

Sementara itu, Koordinator Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 DIY, Noviar Rahmad mengatakan sejauh ini sepengetahuannya belum ada penyelenggara konser di DIY yang mengajukan izin ke Satgas.

"Sejauh ini, namun demikian, izin penyelenggraan konser akan dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selaku Sekretariat Satgas," katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD DIY, Danang Samsurizal mengatakan sudah ada beberapa izin penyelenggaraan acara yang masuk seperti wayangan dan konser, namun dengan skala penonton terbatas.Artinya yang hadir hanya penyelenggara dan undangan tertentu, selebihnya disaksikan secara daring. 

Sebagai contoh, Prambanan Jazz yang hanya mengundang pihak terkait, tidak mengundang banyak penonton.

“Kalau penonton secara terbatas hanya internal mereka ada, itu masih berkalaborasi dengan daring,” kata Danang. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00