Kunjungan Wisata DIY Naik di Akhir Pekan

Singgih Raharja, Kepala Dinas Pariwisata DIY

KBRN,Yogyakarta : Kunjungan wisata ke DIY meningkat pada akhir pekan kemarin.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menyebut, pada akhir pekan tercatat ribuan orang berwisata di tiga objek wisata yang sudah resmi diujicobakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yakni Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta, Tebing Breksi Sleman, dan Hutan Pinus Mangunan Bantul.

"Di minggu kemarin ada peningkatan mencapai hampir 3 ribu yang mengunjungi 3 tempat itu ya. Masing-masing memang berbeda-beda, 100an di gembira loka, kemudian 400an di Breksi dan yang banyak itu di Hutan Pinus," tutur Singgih Raharja, di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (21/9/2021). 

Selain 3 obyek wisata itu, DIY juga juga ada tambahan empat obyek wisata yang mendapatkan ijin ujicoba pembukaan objek wisata dari Kemenparekraf yakni TWC Ratu Boko, Merapi Park, serta Seribu Batu dan Pinus Pengger.

"Keempat tempat wisata ini sudah mengantongi sertifikat CHSE kemudian seluruh pelaku pariwisata sudah divaksiansi, SOP juga sudah jelas. Kesiapan mereka cukup siap. Bersifat outdoor non berbasis air, itu yang dipilih Kementerian tahap satu dan dua masih sama untuk persyaratannya," tambahnya.

Singgih menambahkan sebenarnya pihaknya mengusulkan lima tempat untuk ujicoba pembukaan. namun hanya empat yang diijinkan, sebab harus berbagi kuota dengan daerah lain.

"Kita sebetulnya usulkan lima tapi karena berbagi dengan provinsi lain ya jadi Jogja dikurangi satu," lanjutnya.

Sementara itu, terkait anak tempat wisata yang tidak boleh dikunjungi anak di bawah usia 12 tahun, Singgih mengakui ada kesulitan, pasalnya mayoritas orang tua berwisata dengan membawa anak-anaknya. Pihaknya pun telah menyampaikan persoalan ini ke Kemenparkraf.

"Sudah kita bahas di kementrian untuk anak usia kurang dari 12 tahun belum boleh masuk ya, dan beberapa yang kita pantau didestinasi ujicoba juga merasa ada kesulitan karena rata-rata yang berwisata itu dengan keluarga dan ank kecil seperti gembira loka, pinus, dan breksi tentu mereka gak bisa masuk. Ini sudah kita sampaikan ke Kementerian tentu akan dibuat menjadi bahan evaluasi untuk kebijakan berikutnya," tuturnya.

Sementara itu, Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan saat ini , anak-anak baru diijinkan untuk masuk mall saja. Namun belum ke obyek wisata.

"Kita tunggu surat keputusan atau surat edarannya Kemenparkraf untuk tempat-tempat wisata apakah akan menyusul sama dengan itu. di bawah 12 tahun diperbolehkan. Sebetulnya sudah banyak yang mengusulkan dari asosiasi," katanya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00