Zona Merah, Klaten Tutup Semua Obyek Wisata

KBRN, Klaten : Semua tempat wisata yang ada di Kabupaten Klaten untuk sementara ditutup, karena Klaten merupakan daerah 'zona merah' Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Sri Nugroho mengatakan, di Kabupaten Klaten ada sekitar 64 destinasi wisata yang besar, namun semua tutup, seperti Pemandian Jolotundo, Rowo Jombor, Umbul Ponggok, obyek wisats Pluneng, wisata air Cokro, Bukit Sidoguro.

"Termasuk di dalamnya yakni rumah makan, PKL, tempat pemancingan, dan wahana wisata  lain, ditutup mulai 23 Juni 2021," jelasnya.

Punutupan dilakukan, terkait dengan adanya intruksi bupati nomer 3  tahun 2021 tanggal 21 juni 2021 tentang percepatan, penanggulangan, penyebaran corona, mengingat  Klaten masuk Zona Merah.

"Kami  mendapat intruksi langsung dari bupati bahwa semua obyek wisata termasuk di dalamnya semua ditutup termasuk  wisata alam, wisata air seperti Rowo Jombor. Pemancingan, warung, gethek, semuanya harus di tutup karena Klaten zona merah,  yakni klaster yang sangat tinggi sehingga kami memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar obyek wisata  bahwa semua untuk di tutup," tandasnya, Rabu (23/6/2021).

Mengingat Klaten zona merah, Sri Nugrojo mengajak masyarakat untuk bergotong royong bersama sama dalam rangka menanggulangi covid-19.

"Terkait penutupan sampai kapan belum tahu, ya kita melihat grafiknya covid 19 di Klaten seperti apa. Kalau zona hijau insya Alloh  nanti bisa menyesuaikan dengan kondisi di lapangan," ungkapnya.

Lebih lanjut Kepala Dinas Disparbudpora klaten Sri Nugroho mengatakan, semua destinasi wisata  baik yang dikelola Bumdes maupun pemerintah Kabupaten semua tetap tutup  tidak ada yang terkecuali.

"Jika ada yang nekat tetap buka, kita akan memberikan sansi secara lisan, kalau lisan tidak dihiraukan dilakukan secara tertulis," tandasnya. (yon-yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00