Deklarasi Gerakan #JogjaNandur DPC PDI P Dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan

#JogjaNandur

KRBN, Yogyakarta : Bertepatan dengan Haul Bung Karno ke-50, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta memperingati momen bersejarah itu dengan aksi tanam 1000 pohon di tujuh Kecamatan yang ada di daerah bantaran sungai Code.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto mengatakan, pilihan 7 titik lokasi penanaman pohon  buah-buahan bermakna agar warga Yogyakarta selalu mau memberikan pitulungan kepada sesama, bergotong royong bersama menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan ketahanan pangan.

"Ini aksi nyata PDI Perjuangan hadir bersama rakyat.  Semoga pohon buah yang ditanam ke depan bisa menambah pesona dan keindahan kota Yogyakarta. Pohon buah yang ditanam adalah pohon produktif, bisa berbuah yang hasilnya bisa dinikmati masyarakat, seperti jambu daldiri, kepel dan pohon gayam, semua pohon yang ditanam punya makna dan arti simbolik, " katanya, Minggu (21/6/2020).

Menurutnya, kegiatan aksi tanam 1000 pohon yang juga diisi deklarasi #JogjaNandur ini menjadi tekad seluruh elemen PDI Perjuangan untuk bersama mewujudkan ketahanan pangan dan ketersediaan makanan yang bagi semua.

#JogjaNandur juga jadi ajakan bagi seluruh warga Yogyakarta agar selalu menjaga kelestarian lingkungan dan mau menanam aneka tanaman sebagai sumber makanan sehat.

"Yogyakarta akan lebih nyaman di tiap sudutnya saat banyak pohon produktif yang ditanam. Semoga 1000 pohon yang kita tanam di #JogjaNandur bisa beri manfaat untuk Yogyakarta," tambahnya.

Kegiatan deklarasi #JogjaNandur dihadiri oleh RB Dwi Wahyu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DIY, juga tampak hadir Sekretaris DPC Wisnu Sabdono Putra dan Bendahara DPC Endro Sulaksono. Anggota Fraksi juga hadir.

Sementara Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY RB Dwi Wahyu menyatakan, pentingnya langkah sinergi yang kuat legislatif dan partai politik dalam kerja nyata untuk rakyat."Adanya sinergi yang kuat legislatif dan parpol diharapkan bisa hadirkan kebijakan pemerintah untuk rakyat. Aksi tanam 1000 pohon di sepanjang Code adalah wujud nyata PDI Perjuangan hadir di tengah masyarakat, partai yang peduli kebutuhan rakyat, " ujarnya.

Veronika Prabandari,  Ketua Panitia #JogjaNandur menambahkan  rangkaian kegiatan dalam aksi tanam pohon ini bagian kerja nyata mengisi Bulan Bung Karno yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.

Dijelaskannya, pilihan aksi tanam pada Minggu, 21 Juni bertepatan dengan haul Bung Karno yang wafat ada tahun 1970 atau 50 tahun silam.

Veronika yang juga Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menyebutkan, ada alasan penting berkaitan pilihan komoditas pohon buah, pohon Jambu  Dalhari karena jenis tanaman pohon buah ini  jenis super yang cepat berbuah.

"Selain buahnya kaya vitamin,  memliki manfaat kesehatan, jenis jambu Dalhari memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Harapan kita, nantinya masyarakat bisa menikmati hasilnya," imbuhnya.

Selain itu, Sekretaris Kecamatan Gondomanan Surati Rini yang hadir dalam deklarasi #JogjaNandur mengapresiasi gerakan aksi tanam pohon.

"Apa yang dilakukan PDI Perjuangan Kota Yogyakarta lewat JogjaNandur adalah bentuk kepedulian masyarakat yang bisa wujudkan kesehatan dan kemandirian. Semoga bisa mendorong kemajuan Yogyakarta, hal yang pentinf adalah di masa pandemik Covid-19, masyarakat harus terus jaga kebersihan dan peduli kepada sesama," katanya.

Setelah deklarasi #JogjaNandur,  dilakukan aksi penanaman 1000 pohon buah-buahan produktif seperti jambu Dalhari, pohon kepal, pohon gayam dilakukan di 7 lokasi yaitu di Jetis:  di pinggir kali RW 11 Joyoyudan, Gondokusuman:  RW 1, 4, 5, 6 Terban, Danurejan:  di depan kelurahan Suryatmajan, Pakualaman:  Taman Beji RW 2 Purwokinanti pinggir sungai selatan Warung ayam goreng Code, Gondomanan di ruang terbuka hijau publik Ngupasan (RTHP)  Ledokratmakan,  Ngupasan, lalu di Mergangsan; Karanganyar Lor RT 84, RW pinggir kali Code Selatan kelurahan Brontokusuman, Umbulharjo dan di Sorosutan RW 26, barat SMP 10.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00