Gaet Millenial, Dinas Pertanian DIY Kembangkan Pertanian Inti Plasma

KBRN, Yogyakarta : Respon generasi muda pada dunia pertanian masih minim. Guna menumbuhkan kembali minat anak muda pada bidang pertanian, Dinas Pertanian DIY mengkonsep program pertanian inti plasma. .

"Program ini untuk menjawab persoalan tingginya alih fungsi lahan pertanian, serta masih rendahnya minat generasi muda untuk terlibat mengatasi persoalan pertanian dan pangan ini. Nantinya program ini akan terfokus pada petani milenial atau petani muda produktif untuk bisa meningkatkan produksi pertanian," kata Arofa Noor Indriani, Kepala Dinas Pertanian DIY saat memaparkan konsep tersebut di hadapan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Gedhong Gadri, Kompleks Kantor Gubernur, Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (13/2/2020).

Menurut Arofa, produktivitas pertanian mampu meningkat dengan kiprah generasi milenial. Melalui konsep inti plasma pertanian ini, diharapkan akan mampu melahirkan wirausaha pertanian berbasis ekosisitem. Konsep inti plasma ini nantinya akan diwujudkan melalui kemitraan dengan petani milenial.

"Program ini dimaksudkan untuk memunculkan petani millenial yang unggul. Petani muda yang mampu memaksimalkan lahan pertanian yang terbatas untuk meningkatkan tidak hanya kuantitas tetapi kualitas produk pertanian, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani, mewujudkan kemandirian dab kedaulatan pangan,” jelasnya.

Program ini juga akan menggandeng berbagai pihak seperti penyuluh, perguruan tinggi, serta sektor-sektor penunjang teknologi pertanian.

“Konsep ini sudah digodog sedemikian rupa. Satu tahun ke depan semoga benar-benar bisa direalisasikan dan diterapkan. Nanti juga akan kita buat koperasi tani, agar petani milenial semakin unggul,” lanjutnya. (wur/ian)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00