Penyakit Mulut dan Kuku Berdampak pada Penjualan Sapi Kurban

ilustrasi hewan kurban (ist)

KBRN, Kulon Progo : Penyakit mulut dan kuku ( PMK) berdampak pada penjualan sapi di Kulon Progo. Pedagang mengalami penurunan penjualan jika dibandingkan tahun lalu. 

Pedagang Sapi Kulon Progo, Olan Suarlan mengatakan, daya beli masyarakat menurun sekitar 20 persen. Mendekati hari kurban ini, sapi yang terjual hanya sekitar seratusan ekor. Pembeli yang datang, ungkap Olan berasal dari Kulon Progo, Sleman dan juga Magelang 

"Pembeli yang datang dari Kulon Progo, juga ada yang dari Magelang, Sleman," ucap Olan Suarlan, Senin (4/7/2022).

Olan mengaku, PMK menyebabkan pedagang kesulitan untuk mendatangkan sapi dari luar Kulon Progo Jika harus mendatangkan, sapi harus sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan hewan.

Adapun pada saat ini, Pemkab Kulon Progo telah melakukan vaksinasi PMK untuk tahap pertama. PJ Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana, mengatakan, vaksinasi merupakan upaya nyata pemerintah dalam mencegah dan menangani penyebaran wabah PMK.

"Masyarakat kami himbau juga harus tetap berhati-hati meski PMK tidak menular ke manusia. Hal ini karena manusia bisa menjadi perantara penularan," ujar Tri Saktiyana.(hrn).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar