Setelah Rendah Beberapa Pekan, Harga Telur Mulai Merangkak Naik

Ilustrasi Telur Ayam

KBRN, Bantul : Harga telur yang fluktuatif diakali para pedagang bahan makanan tersebut dengan tidak menyediakan stok terlalu banyak. Demikian disampaikan salah seorang pedagang telur di Bantul, Ata. Ia memilih untuk membeli telur sebanyak lima krat per dua hari sekali. Saat ini harga telur menurutnya ada di kisaran Rp 18.500.

“Ini Rp 18.500, naik itu naik itu, naik tadinya Rp 17.000 langsung naiknya Rp 1.500. Naiknya Minggu, terendah itu kemarin aku jual Rp 16.500, itu sempat lama itu seminggu lebih terus tahu-tahu naik naik tapi ini stabil,” katanya Rabu (29/9/2021).

Namun, kenaikan ini menurutnya bisa diprediksi. Karena menurutnya belakangan sudah banyak masyarakat yang menggelar hajatan. Selain itu juga karena pembagian bantuan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) yang rutin dilakukan pemerintah dua bulan sekali. Pernyataan Ata ini juga diamini oleh penjual telur lainnya dari kota Yogyakarta, Santi.

“Soalnya kan bantuan mau turun, kalau bantuan turun itu biasanya terus naik mahal sekali bisa di angka 23 itu ambilan biasanya begitu. Nanti kalau mau turun dan selama bantuan turun itu tidak laku biasanya, sepi, makanya mahal,” jelasnya.

Namun, baik Ata maupun Santi mengaku memang beberapa waktu lalu harga telur sempat rendah bahkan mencapai Rp 16.000 di tingkat pengecer. Rendahnya harga telur ini sempat berlangsung cukup lama hingga beberapa pekan. Sebelum akhirnya naik di minggu ini. (dev).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00