Kunjungan Pertama Sebagai Bupati, Kustini Hadiri Acara Sedekah Bumi Sombomerti

Bupati Sleman Kustini di Acara Sedekah Bumi Maguwoharjo

KBRN, Sleman : Hari Minggu, 28 Februari 2021 merupakan berkah bagi warga Sombomerti Demangan Maguwoharjo Depok Sleman, karena menjadi ajang kunjungan untuk pertama kalinya bagi Bupati baru Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo yang dilantik pada Jum’at, 26 Februari 2021 di Kepatihan DIY.   

Hal itu disampaikan Abu Bakar Camat Depok dalam acara sedekah bumi yang dilaksanakan di Sendang Sombomerti. 

Dikatakan lebih lanjut sedekah bumi ini sebagai upaya wujud syukur atas karunia air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat baik oleh Kelompok Petani Ikan Mina 21 maupun untuk kebutuhan pengairan lainnya. Di tempat ini telah dikembangkan sebagai destinasi wisata yang banyak diminati oleh masyarakat selain untuk perikanan, kolam renang maupun tempat untuk aktivitas UMKM memasarkan produknya. 

Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo  dalam kunjungan ini langsung menyambangi anak-anak yang sedang mengikuti lomba mewarnai dengan tema ikan di sekitar kolam ikan KPI Mina 21. Kustini  menyampaikan rasa gembiranya karena walaupun di masa pendemi Covid-19 masyarakat tetap semangat dalam melaksanakan acara sedekah bumi.

"Saya berpesan agar acara yang dilaksanakan dapat dilaksanakan dengan protokol kesehatan karena covid-19 masih ada disekitar kita. Aktivitas masyarakat harus dapat berjalan walaupun dengan berbagai keterbatasan agar  perekonomian masyarakat tetap dapat berjalan," kata Kustini. 

Lebih lanjut disampaikan kegiatan ini merupakan pembelajaran bagi seluruh warga masyarakat, termasuk generasi muda untuk peduli terhadap kondisi alam dan lingkungan. Melalui  kegiatan  Sedekah Bumi Sendang Sombomerti ini masyarakat dilibatkan secara langsung dalam upaya melestarikan budaya leluhur dan  juga memperkuat semangat kegotong-royongan. 

Terlaksananya kegiatan Sedekah Bumi Sendang Sombomerti ini menunjukkan bahwa masyarakat Sombomerti Demangan Maguwoharjo Depok memiliki kepedulian yang tinggi dalam melestarikan budaya lokalnya.

Hal ini juga menjadi modal yang berharga dalam upaya pengembangan pariwisata, khususnya dalam mengem¬bangkan Sendang Sombomerti  ini agar menjadi lebih dikenal dan nantinya akan menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung.

Sektor ekonomi dari budidaya perikanan air tawar di Kabupaten Sleman masih menjadi salah satu sektor yang cukup menjanjikan. Nilai ekonomis yang dihasilkan dari budidaya perikanan mencapai miliaran rupiah pertahunnya. 

Pada tahun 2020 produksi ikan konsumsi mencapai 54.552,11 ton, produksi benih mencapai 1,325 miliar ekor, dan produksi ikan hias mencapai 13,8 juta ekor dengan jumlah kelompok pembudidaya ikan mencapai 675 kelompok.

Jumlah produksi pada tahun 2020 memang mengalami penuruanan dikarenakan pandemi COVID-19. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Perikanan pada tahun 2020 dari UPTD Pengembangan Budidaya, Pengolahan  dan Pemasaran Perikanan sebesar Rp123.895.750, jauh diatas target yang ditentukan sebesar Rp85 ribu atau meningkat 45,76 %.

Selain itu Sendang Sombomerti ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata. Oleh karena itu saya berharap kebersihan, keasrian dan kelestarian lingkungan di Sendang Sombomerti ini dapat dijaga dengan sebaik-baiknya. Hal ini dapat diwujudkan apabila masyarakat yang ada disekitar Sendang Sombomerti khususnya memiliki rasa handarbeni sehingga nantinya Sendang Sombomerti ini dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Acara juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Sleman yang diserahkan kepada Lurah Desa Maguwoharjo, kirab tumpeng ikan nila dan diikuti bregodo (barisan prajurit) dengan jumlah terbatas. (koes/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00