Delapan Desa di Kecamatan Jogonalan Klaten Terkena Proyek Tol Jogja -Solo

KBRN, Klaten : Di Kecamatan Jogonalan terdapat  18 desa, sebanyak 8 desa akan di antaranya terkena proyek pembangunan jalan tol Jogja –Solo yakni Desa Wonoboyo, Somopuro, Tangkisan, Dompyongan, Joton, Tambakan, Prawatan dan Desa Granting.

“Yang terkena Proyek jalan Tol Jogja –Solo seperti pekarangan, sawah, sekolah dasar, masjid, tanas kas desa ,sungai, juga tempat wisata,” kata Camat Jogonalan Klaten, Sutopo, Jumat (14/8/2020).

Ia menghimbau kepada warga  terdampak proyek pembanguanan jalan Tol Jogja –Solo untuk bisa menerima karena merupakan program dari pemerintah pusat.

“Jadi apapun warga yang terkena dampak jalan tol bisa iklas,” lanjutnya.

Bericara tentang kemungkinan adanya calo-calo tanah, Sutopo menyebut bahwa yang datang kelurahan  sampai saat ini belum ada atau tidak ada.

Ia berharap kepada warga yang terdampak jalan tol untuk mengikuti ketentuan dan aturan dari pemerintah karena sumber informasi yang pertama dari provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa.

“Maka dari itu bila ada orang orang yang tidak bertanggung jawab tidak usah dilayani,” ungkapnya.

Lebih lanjut Camat Jogonalan Sutopo mengatakan, bagi warga yang lahannya terkena proyek jalan tol untuk tidak perlu dijual terlebih dahulu.

“Jangan tergesa-gesa, nanti saya kira pemerintah sudah memperhitungkan kemudian nanti imbalan, gantinya akan lebih tinggi,” tandas Sutopo.

Ia menambahkan, untuk sosialisasi pada tahap pertama di wilayah Kecamatan Jogonalan akan di laksanakan 19 agustus 2020. Warga yang  terkena dampak jalan tol Jogja Solo diharapkan untuk  ikut menghadiri sosialisasi ini.

Sementara itu, Kepala Desa Dompyongan, Surono mengatakan, di wilayahnya yang terdampak proyek jalan tol Jogja-Solo kurang lebih 20 hektare, meliputi tanah pertanian dan pemukiman, sekolah dasar, tempat makam dan juga tanah kas desa.

“Kalau Warga Dompyongan  ya alhamdulillah sampai detik ini tidak ada keluhan, ya memang kalau ditanya antara memilih terkena atau tidak ya jawabannya memilih tidak terkena jadi tidak perlu cari tempat lain,” jelas Surono. (ril/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00