Tanam 1000 pohon, DPC PDI Perjuangan Yogyakarta Akan Deklarasikan #JogjaNandur

Ketua DPC PDI P Kota Yogyakarta Eko Suwanto

KBRN, Yogyakarta : DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta akan melakukan aksi menanan ribuan pohon di kawasan daerah aliran sungai Code.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto mengatakan, kegiatan aksi tanam pohon yang menjadi bagian dari kerja konkret sebagai upaya mengisi Bulan Bung Karno pada bulan Juni 2020 sekaligus memperingati Haul Bung Karno yang wafat 21 Juni 1970.

"Benar Bung Karno telah wafat, namun jiwa, semangat juang, ajaran dan nilai-nilai kejuangannya terutama Marhaenisme, Pancasila, Gotong Royong terus menyala nyala, berkobar-kobar, menggelora dihati kader PDI Perjuangan dan seluruh masyarakat. Bung Karno juga buat buku lho, judulnya Mustika Rasa, memuat resep masakan se nusantara. Kita konsisten kerja keras meneruskan perjuangan Bung Karno guna wujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur", ujarnya, Sabtu (20/6/2020).

Menurutnya, dalam peringatan tahun ini selain kegiatan budaya, seminar, juga ada kegiatan menanam 1000 pohon, mendeklarasikan ajakan #JogjaNandur. Pilihan aksi tanam pohon menjadi simbol kepedulian PDI Perjuangan dalam upaya membuat lingkungan di perkotaan lebih hijau dan nyaman.

"Ada sekitar 1000 pohon yang akan kita tanam bersama dengan cara bergotong royong. Aksi hastag JogjaNandur di sepanjang Kali Code ini dalam rangka wujudkan ketahanan pangan serta wujudkan makanan sehat untuk mencegah Covid-19," tambahnya.

Kegiatan penanaman pohon dengan tajuk #JogjaNandur sesuai agenda dilaksanakan bertepatan khaul Bung Karno pada Minggua (21/6/2020) dimulai pukul 10.00 WIB di tujuh lokasi.

Semangat #JogjaNandur adalah meneladani sosok Soekarno sang Proklamator RI agar bisa diwariskan kepada generasi muda tanah air.

Pohon yang ditanam di sepanjang Kali Code, sejumlah 7 pos kegiatan dan  diseluruh rumah pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta. Pilihan simbolisasi angka tujuh bermakna pitulungan atau semangat memberikan pertolongan, gotong royong warga Yogyakarta.

"Kenapa memilih sungai atau kali? Kali itu tempat mengalirnya air dan menjadi sumber penghidupan. Ini sekaligus pesan agar kita merawat sungai dengan baik. Kita ajak masyarakat agar aktif juga menyumbang Satu pohon untuk ditanam. Mari mulai nandur aneka tanaman buah memanfaatkan lahan yang ada.  Kenapa pilih tanggal 21 Juni sebab itu   peringatan Haul Bung Karno dan jam 10, waktu Proklamasi kemerdekaan RI, " jelasnya.

Selain itu, Eko menyampaikan, pada masa tanggap darurat pencegahan dan penanganan penyakit menular baru pandemi Covid-19, masyarakat harus terus selalu diingatkan agar menjaga kesehatan.

Salah satunya bisa dilakukan dengan pola konsumsi makanan sehat dan banyak makan buah-buahan.

"DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta bersama seluruh kader dan masyarakat bersama melakukan Deklarasi #JogjaNandur. Mengajak masyarakat untuk menanam guna wujudkan ketahanan pangan dan makan buah guna tingkatkan kesehatan tubuh yang prima," pungkasnya. (ian)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00