Daur Ulang Sampah Dorong Masyarakat Sadar Jaga Lingkungan

Pemisahan sampah untuk daur ulang

KBRN, Yogyakarta : Pupuk kompos hasil daur ulang sampah di Kabupaten Sleman, mulai menjadi peluang usaha yang diminati kelompok masyarakat. Bahkan dari hasil daur ulang sampah yang diproduksi itu,  sebagian besar  telah dibeli oleh Dinas Lingkungan hidup Sleman, untuk mendorong masyarakat terus mengembangkan usaha daur ulang sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Ephiphana, mengatakan bahwa pupuk kompos itu dibeli dengan harga Rp1.300,- per satu 1 kilogram, dan sejauh yang diamati, hasil jual dari pupuk kompos itu, telah membantu tambahan pendapatan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Paling tidak memang sudah ada penambahan ekonomi penambahan kesejahteraan, penambahan uang bagi siapa yang sudah melakukan  daur ulang sampah,” jelas Ephiphana, Kamis (11/8/2022)

Pupuk kompos bukan satu satunya produk daur ulang yang dikembangkan masyarakat Sleman, karena masih banyak lagi produksi lain seperti tas dan lilin, yang juga sudah di jual secara luas kepada masyarakat melalui pameran dan berbagai kegiatan lainnya di Kabupaten Sleman.

Ephiphana, mengakui bahwa produk daur ulang sampah itu, sudah tampil prima dalam pasaran, bahkan ada juga dari kelompok lainnya di Kabupaten Sleman telah memasarkan produk cendramata dari daur ulang sampah ke  pasar Denmark.

“Walaupun itu hanya kecil karena kebetulan ada masyarakat yang tinggal disitu dan punya hubungan dengan Denmark, sehingga itu bisa dibeli di Denmark dalam skala kecil,” ungkap Ephiphana.

Produk daur ulang sampah di Kabupaten Sleman selama ini lebih diutamakan untuk pasar lokal, tetapi tidak menutup kemungkinan kedepan pasar global juga menjadi tujuan jangka panjang.

Bahkan dampak lain dari produk daur ulang sampah yang dilakukan di kabupaten Sleman, ungkap Ephiphana  telah mendorong masyarakat untuk semakin sadar menjaga lingkungan. (Nus)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar