WRC Yogyakarta Lepasloiarkan Kura-kura Jenis Byuku di Bangka Belitung

KBRN, Yogyakarta : Organisasi penyelamat satwa WRC atau Wildlife Rescue Center Yogyakarta melakukan penelitian lokasi di daerah Tebat Rasau Bangka Belitung, untuk pelepasliaran satwa dilindungan yaknu kura-kura jenis Byuku.

Dokter Irna dari Wildlife Rescue Center (WRC) Yogyakarta mengatakan, saat ini ada puluhan kura-kura Byuku hasil sitaan di WRC.

Rencananya kura-kura tersebut akan dilepasliarkan ke habitatnya, sehingga tim WRC Yogjakarta melakukan survey di Tebat Rasau guna memastikan sesuai atau tidaknya lokasi itu untuk habitat kura-kura Byuku.

"Kedatangan kami untuk melakukan survei melihat habitat yang potensial untuk pelepasliaran kura-kura Byuku, ada sekitar 40 ekor yang ada di WRC Yogyakarta," kata dr. Irna kepada RRI.co.id, Minggu (3/10/2021).

Menurutnya, ada beberapa jenis satwa lain hasil sitaan yang dirawat WRC,  setiap tahunnya dibuatkan program.

"Semuanya itu hasil perdagangan. Awalnya hanya 18 ekor karena bisa berkembang biak ditempat kami, jadi sampai 40 ekor," ujarnya.

Untuk Byuku sendiri awalnya mereka belum tahu tindak lanjut program seperti apa yang akan dipilih, sampai akhirnya WRC Yogyakarta mencari solusi, dan ternyata kura-kura itu sudah dalam kondisi status kritis.

"Kami konsul dengan beberapa pakar, spesialis kura-kura dan penyu, karena rana kami mau dilepasliarkan kami tanya ke mereka," terangnya.

Sebelum perencanaan program  WRC juga melihat lokasi mana saja yang ada organisasi

WRC Yogyakarta merupakan tempat penyelamatan satwa yang didirikan tahun 2003 silam, menangani satwa-satwa sitaan akibat perdagangan hewan ilegal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00