Warga Sekitar TPST Piyungan Keluhkan Bau Menyengat dan Rusaknya Jalan

KBRN, Bantul : Masyarakat di sekitar lokasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Piyungan, Bantul, Daerah istimewa Yogyakarta, masih selalu mengeluhkan keberadaan TPST itu. 

Alasannya setiap musim hujan munculnya genangan air keruh di jalan berlubang, Jalur yang rusak, becek dan licin menjadi mimpi buruk bagi para pemulung dan warga sekitar TPST. 

Bahkan aroma sampah yang tidak sedap membuat warga yang rumahnya berjarak 100 hingga 500 meter dari lokasi TPST, terserang gangguan pernafasan.            

“Merugikan masyarakat juga, karena baunya itu lho! menyengat, apalagi  jalannya juga rusak parah, kalo musim hujan ini, anak sekolah sulit lewat, jalannya becek, itu koq ga ada penanganan,” keluh Kismadi Ketua RT 04, Ngablak, Piyungan, Minggu (11/4/2021).

Menurut Kismadi, warga sudah berulang kali menutup TPST sebagai bentuk protes kepada pemerintah, namun belum juga ada solusi yang tepat dari Pemerintah.

“Buruknya pengelolaan TPST yang sudah terjadi bertahun tahun tersebut, sangat mengancam kesehatan dan keselamatan warga di sekitar TPST,” lanjutnya

Kondisi itu diperparah dengan munculnya genangan air keruh di jalan berlubang saat musim hujan tiba. (ws/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00