Petugas PKH Dilibatkan Dalam Penanganan Bunuh Diri

Imaji memberikan edukasi tentang kesehatan jiwa

KBRN, Gunungkidul :Program Keluarga Harapan (PKH) Gunungkidul bekerjasama dengan LSM Inti Mata Jiwa (IMAJI) melakukan edukasi kesehatan jiwa kepada keluarga pemerima Manfaat (KPM).

Koordinator PKH Kabupaten Gunungkidul, Suro Tri Wibowo mengatakan, hal itu perlu dilakukan karena Keluarga Penerima Manfaat (KPM) termasuk kelompok rentan dari tindakan bunuh diri.

"Ada beberapa anggota keluarga melakukan aksi bunuh diri namun hitunganya kecil," kata Suro, Kamis (4/3/2021).

PKH Gunungkidul dan IMMAJI memberikan edukasi secara rutin dalam pertemuan PKH. Selain itu juga melakukan edukasi secara online melalui group-group percakapan.

"Banyak materi yang disampaikan utamanya adalah tentang kesehatan jiwa. Sosialisasi diberikan dengan sangat nyaman," paparnya.

Relawan IMAJI, Wage Daksinarga menambahakan, sejumlah pihak di Gunungkidul diharapkan dapat bahu membahu menekan kasus bunuh diri. Sehingga informasi dan edukasi tentang kesehatan jiwa dapat diberikan secara luas.

"PKH sendiri termasuk kelompok yang beresiko melakukan bunuh diri, itu sebabnya sosialisasi kami arahkan juga ke mereka," jelasnya beberapa waktu lalu.

Wage mengatakan pendekatan yang dilakukan bersifat hubungan saudara. Sebab dengan demikian sasaran yang dituju bisa menerima informasi kesehatan jiwa dengan baik.

IMAJI pun membuka kontak hotline bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi. Penyintas hingga keluarga yang anggotanya menjadi pelaku bunuh diri jadi sasaran utama dari konsultasi tersebut.

"Kami lakukan edukasi, advokasi, dan pendekatan tanpa henti. Sebisa mungkin menempatkan diri sebagai bagian dari keluarga," jelas Wage

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00