FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Jogja Mulai Canangkan Vaksin Covid Bagi Lansia

Proses Skrining Kesehatan Penerima Vaksinasi

KBRN, Yogyakarta : Sebanyak 20 lansia dari perwakilan 14 Kemantren serta 6 dari Komisarian Daerah (Komda) lansia, mengawali pencanangan vaksinasi bagi kelompok lansia dan awak media di Kota Yogyakarta.

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, pencanangan vaksinasi bagi warga kota Yogyakarta berusia di atas 60 tahun secara massal dan dilakukan bertahap.

Menurutnya, total jumlah lansia di Kota Yogyakarta sekitar 46.000 dengan pelaksanaan yang terbagi dalam Empat bagian Jogja Utara, Timur, Selatan, dan Barat menghidari penumpukan antrian dengan penjadwalan yang sistematis.

"Bisa juga dilakukan di kantor Kemantren yang dekat dengan Puskesmas bertahap dan tidak perlu khawatir semua pasti kebagian hanya masalah waktu dan tenaganya," katanya dalam pencanangan vaksinasi Covid-19 bagi lansia Kota Yogyakarta di RS Pratama Yogyakarta, Jumat (26/2/2021).

Menurutnya, lansia merupakan kelompok masyarakat yang produktif sehingga perlu dilindungi kesehatannya, dengan tingkat kerawanan kesehatan ketika bertemu keluarga baik dari dalam kota, luar kota, maupun luar provinsi sehingga vaksinasi Covid 19 bagi para lansia sangat perlu dilakukan, tanpa mengesampingkan warga masyarakat lain untuk mendapatkan vaksinasi tersebut.

"Lansia harus sehat, lansia harus dilindungi, dan lansia secara aktif merupakan komponen masyarakat yang produktif di kota Yogyakarta," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu lansia penerima vaksin Irjen Pol (purn) Yohanes Wahyu Saronto (78) menyampaikan, seluruh masyarakat harus mendukung program vaksinasi Covid 19, mengingat langkah pemerintah melalui vaksinasi ini sebagai upaya penanganan Covid 19 yang terjadi di Indonesia hingga saat ini.

Ia mengharapkan masyarakat tidak terbawa isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan mengenai Vaksin Covid 19 ini.

"Ya semoga masyarakat memahami, karena penting bagi kita semua. Harus saling mendukung," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani menyampaikan, vaksinasi tahap kedua bagi para lansia dapat dilakukan sesuai fasilitas kesehatan (faskes) pilihan, sedangkan untuk lansia belum semua baru di ibukota Provinsi.

Dengan 46.440 lansia jatah vaksin bagi lansia baru sekitar 10ribu, namun Emma menyebutkan, Kementerian Kesehatan memberikan jaminan pemenuhan kebutuhan vaksin Kota Jogja sesuai ketersediaan vaksin dengan 7 juta vaksin bagi lansia di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, lansia secara aktif dapat melakukan pendaftaran secara mandiri maupun didaftarkan secara kolektif. Dinkes mencatat sudah ada sekitar 6ribu lansia yang mendaftar.

"Kami belum memilah, itu informasi dari DIY. Sebetulnya inikan seharusnya untuk warga Kota dan domisili namun ternyata aplikasi itu semua wilayah dapat buka," terangnya.

Pihaknya memastikan tidak ada prioritas vaksinasi Covid 19 bagi lansia sesuai kriteria yang memenuhi untuk diberikan vaksinasi.

"Ada lima tambahan untuk lansia jadi bisa berjalan seratus meter, bisa menaiki 10 anak tangga, tidak sesak, tidak memiliki komorbit lebih dari lima, kemudian tidak mengalami penurunan berat badan yang signifikan dalam setahun ini," jelasnya.

Melalui vaksinasi lansia diharapkan, sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid 19 dengan resiko kematian akibat Covid didominasi lansia dan komorbit.

"Harapannya kalau sudah divaksin itu paling tidak kalau terkena tidak parah, tidak terus kebal. Sehingga jika lansia sudah istilahnya dibetengi itu tidak beresiko tinggi," ungkapnya. (ian/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00