Masyarakat Kulon Progo Sudah Patuhi Aturan PTKM

KBRN, Kulon Progo : Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) yang dilaksanakan selama 11 - 25 Januari 2021.

Wakil Bupati Kulon Progo yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 setempat, Fajar Gegana mengatakan, seluruh panewu (kecamatan) di Kulon Progo sudah diminta untuk melaporkan hasil evaluasi pelaksanaan PTKM diwilayahnya. Dari laporan yang diperoleh, secara umum pelaksanaan PTKM sudah berjalan dengan baik dan lancar, baik dari sisi edukasi maupun penegakan. 

Pada awalnya, masyarakat memang cukup resah dengan adanya PTKM. Mereka khawatir jika usaha yang dijalankan akan sangat terdampak oleh berbagai aturan PTKM. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakay sudah bisa menyesuaikan secara bertahap. Hal ini, ujar Fajar karena penegakan PTKM dilakukan secara terukur.

"Yang jelas selama masyarakat tertib, penegakan akan tetap dievaluasi agar terukur,' ujar Fajar, di Kulon Progo, Senin (25/1/2021).

Fajar menjelaskan, sinergi akan terus dilakukan dengan Kapanewon, Satpol PP, TNI dan Polri karena PTKM akan diperpanjang hingga tanggal 8 Februari. Potensi-potensi yang dapat menimbulkan penularan akan diawasi ketat, seperti di tempat-tempat makan.

"Namun ketika sudah tertib, seperti ditempat kuliner sudah patuh aturan kapasitas 25 % dan banyak yang di take away, maka ini sudah hal yang bagus. Maka tidak perlu ada penutupan," tuturnya.

Dari PTKM yang dilaksanakan selama dua Minggu ini, lanjut Fajar, tidajk berbanding lurus dengan jumlah kasus. PTKM sudah dilakukan namun di sisi lain pemaparan covid-19 sudah semakin banyak. Belum efektif untuk menekan kasus Covid-19.

PTKM memang diperlukan karena bentuk perhatian pada masyarakat yang harus menaati protokol kesehatan. Namun saat pemaparan tinggi, maka masyarakat diharapkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini karena penularan di keluarga cukup tinggi.

"Di lingkungan keluarga pun juga harus tetap berhati-hati. Misal dari bepergian ya protokol kesehatan dulu, misal ganti baju dan mandi. Apalagi di keluarga ada yang masih balita atau yang lanjut usia, nah ini yang perlu berhati-hati," jelas Fajar. (hrn/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00