Cakupan Vaksinasi COVID DIY Baru 35,17 Persen

Drg Pembajun Setyaning Astutie, Kepala Dinkes DIY
Sofyan Setyo Darmawan, Sekretaris Komisi D DPRD DIY

KBRN, Yogyakarta : Vaksinasi Covid19 tahap 1 termin pertama di DIY telah dilaksanakan sejak 14 januari lalu. Di kota Yogyakarta vaksinasi dilaksanakan di 10 fasyankes, sedangkan di Sleman di 31 fasyankes.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, drg Pembajun Setyaning Astutie dalam diskusi terbatas forum wartawan unit DPRD DIY mengatakan selama sepekan lebih, imunisasi baru mencapai 35,17 persen.

"Sampai 24 Januari, dari sasaran vaksinasi 21942 tenaga kesehatan, teregestrasi 20819. Dari jumlah itu, baru mendapatkan imunisasi 7717 nakes. Atau baru 35,17 persen," kata drg Pembajun secara virtual, dalam diskusi terbatas forum wartawan unit DPRD DIY, Senin, (25/1/2021).

Cakupan vaksinasi masih jauh dari target memenuhi satu juta tenaga kesehatan di Indonesia setiap minggunya.

"Tentu saja Ini jauh dari harapan pemerintah yang menargetkan bahwa akhir bulan Januari ini paling tidak atau setiap minggu paling tidak itu ada satu juta SDM Kesehatan yang sudah tervaksinasi di Indonesia. Kita masih di angka 35,17 persen. Sedangkan yang tertinggi di Kota Surakarta itu sudah sampai di angka hampir 70 persen.  Nah ini memang menjadi PR kami, bagaimana Sleman dan Kota kita support untuk lebih cepat memberikan pelayanan vaksinasi," jelasnya.

Sementara untuk vaksinasa tahap pertama termin ke dua yakni untuk Kulon Progo Gunungkidul judul dan Bantul, vaksin COVID19 nya sudah datang, dan segera didistribusikan ke kabupaten, agar kemudian dapat segera dilakukan kick off.

Drg. Pembajun menjelaskan, 44 ribu 400 dosis vaksin untuk nakes di tiga kabupaten sudah diterima kemarin lalu, dan dilakukan penghitungan ulang, dan didistribusikan ke tiga kabupaten hingga kamis.

"Empat Puluh ribu 4 ratus tambahan vaksin yang kemarin sudah datang dan sekarang tersimpan dan sedang dihitung Di Instalasi Farmasi kami itu, besok dan Rabu akan didistribusi. jadi Selasa sampai Kamis akan kami distribusi ke seluruh kabupaten kota yang ada. di diharapkan nanti setelah distribusi selesai, maka Kulon Progo Gunung Kidul dan bantul juga segera melakukan kick offnya," urainya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Sofyan Setya Dharmawan meminta sosialisasi vaksin terus dioptimalkan agar masyarakat semakin paham akan pentingnya vaksin. Hasil vaksinasi yang sudah dilakukan juga harus disampaikan secara terbuka kepada publik.

*Sering-sering ditampilkan di tengah masyarakat tentang keberhasilan banyak tenaga medis yang sudah divaksin itu dan keberadaannya baik-baik saja. ini akan membantu publikasi kita di tengah masyarakat. selain juga yang dimaksud edukasi tadi ya," jelasnya. (wur/ian/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00