FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Bantul Masih Menunggu Verifikasi Nakes dari Pemerintah Pusat

KBRN, Bantul : Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul masih menunggu hasil verifikasi dari KPC-PEN terkait data tenaga kesehatan yang akan mendapatkan vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja menyatakan, pihaknya sudah mengusulkan data nakes di Bantul tetapi belum ada verifikasi. Sementara untuk jumlah nakes di Bantul menurutnya tidak ada perubahan, yakni sebanyak 6.326 orang yang akan mendapatkan vaksinasi. Namun, memang mereka tetap harus discreening terlebih dahulu. Screening ini untuk mengetahui kondisi kesehatan nakes, seperti tidak memiliki penyakit, tidak sedang hamil dan menyusui, serta sejumlah syarat lainnya.

“Belum ada notif dari pusat dan DIY, nanti kita update. Untuk nakes jumlahnya tidak berubah, tapi menunggu verifikasi di KPCPEN yang sudah kita usulkan belum diverifikasi lagi,” ujarnya seusai rapat dengan Komisi D DPRD Bantul, Rabu (20/1/2021).

Sementara itu, di kesempatan terpisah, Juru Bicara Pemkab Bantul untuk Vaksin, dr. Abednego Dani Nugroho mengatakan, para nakes ini memang menjadi prioritas untuk vaksin covid-19. Baru kemudian di tahap kedua adalah untuk pelayanan publik dan warga lanjut usia yang lebih dari 60 tahun. Terkait dengan layanan kesehatan, Abednego mengatakan seluruh puskesmas di Bantul sudah siap untuk melakukan vaksinasi ini.

“Kalau secara nasional itu kan dibagi wave 1 dan wave 2, wave 1 dibagi lagi pertama untuk nakes, kemudian pelayan publik itu kayak polisi, TNI, BPBD dan segala macam sama lansia diatas 60 tahun ini kalau ngga berubah,” katanya.

Tentang vaksin di Bantul, menurut informasi paling cepat akan disampaikan oleh Pemda DIY pada Februari. Karena saat ini jumlah vaksin yang diterima dari pemerintah pusat untuk DIY masih terbatas, yakni sebanyak 26.800 yang diprioritaskan untuk wilayah Sleman dan Kota Yogyakarta. (dev/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00