Tidak Tertib, PTKM Berpotensi Diperpanjang

KBRN, Gunungkidul : Pembatasan terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) di Gunungkidul secara resmi diterapkan mulai tangga 11-25 Januari 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, kebijakan ini dapat berpotensi diperpanjang jika beberapa indikator penialaian tidak tercapai.

"Salah satu kunci keberhasilan penerapan PTKM adalah kepatuhan masyarakat," kata Dewi kepada rri.co.id. Minggu (17/1/2020).

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi. Perilaku dan dukungan masyarakat akan menjadi kunci diperpanjang atau tidaknya PTKM.

Immawan menjelaskan, indikator yang ingin dicapai diantaranya yakni penurunan kasus, rendahnya keterisian ruang isolasi atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit.

"Ketingginya kesembuhan juga menjadi salah satu indikator," paparnya..

Pihaknya selalu mendorong Tri pilar, diantaranya Pemda, TNI dan Polri, serta jajaran legislatif dan masyarakat untuk mensukseskan PTKM.

"Kita bahu membahu bekerja bersama agar Gunungkidul tidak lagi diwajibkan menjalankan PSTKM hingga kemudian terbebas dari pandemi Covid-19," katanya. (wib/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00