Anggota DPR RI Komisi III Berikan Bantuan APD Untuk Tenaga Medis di Kabupaten Klaten

KBRN, Yogyakarta : Anggota DPR RI Komisi III memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, Senin (18/5/2020) yang di serahkan ke Dinas Kesehatan Klaten.

Bantuan  APD secara simbolis diserahkan anggota DPR RI Komisi III Eva Yuliana kepada Kepala Dinas Kesehatan Klaten Dr Cahyo Widodo di dampingi Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo dan perwakilan  dari  Kodim 0723/Klaten.

Anggota DPR RI Komisi III Eva Yuliana kepada Wartawan mengatakan, pemberian Alat Pelindung Diri (APD) ini bentuk kepeduliannya selaku wakil rakyat dalam menghadapi pandemi covid-19. “sumbangan APD sejumlah 110 terdiri dari overall, masker, serta sarung tangan murni dari dana pribadi yang sisihkan, bukan dari anggaran anggota dewan, seadanya diberikan ke konstituen,” tandas Eva Yuliana.

Dikatakannya, masa Pandemi Covid 19, pihaknya sangat mengapresiasi kepada para tim medis karena mereka menjadi garda terdepan dalam menangani covid-19 ini, perjuangan mereka cukup berat maka dari itu kita memberi dukungan, selain itu ia mengapresiasi juga POLRI maupun TNI yang telah bekerja dan menjaga keamanan masyarakat.

"Bantuan berupa APD yang diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten menjadi stimulus bagi warga yang mampu dan kecukupan untuk terlibat memberi bantuan.   APD yang dibantukan ini sangat bermanfaat bagi para tim medis," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten Dr Cahyono Widodo mengatakan, sangat berterimakasih kepada Eva Yuliana Anggota DPR RI Komisi III yang telah memberikan APD sejumlah 110 set. 

"Sampai sekarang ini di Kabupaten Klaten yang positif terpapar virus Corona sejumlah 19 orang yakni 11 orang masih dalam perawatan dan 8 orang dinyatakan sembuh," ujarnya.

Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, mengatakan, pihaknya mengajak masyarakat Klaten untuk disipilin memakai masker, menjaga jarak aman, menjaga kebersihan dengan mencuci tangan pakai sabun dan masyarakat agar mematuhi anjuran dari pemerintah. (yon/ryt-yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00