Semua Kecamatan di Kulon Progo Terdeteksi ada Virus PMK

KBRN, Yogyakarta : Penyakit Mulu dan Kuku pada hewan ternak di Kabupaen Kulon Progo sudah terdeteksi ada di 12 Kecamatan dan tersebar di 43 Desa atau Kelurahan.

Dokter Hewan Sudarmanto, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan pangan Kabupaten Kulon Progo, dalam dialog interaktif lintas Yogya pagi RRI Yogyakarta, Jumat (24/6/2022) mengatakan, sapi menjadi hewan tenak yang terbanyak mengalami penyakit Mulut dan Kuku atau PMK, menyusul kambing dan domba.

Berbagai upaya pengendalian  sudah dilakukan dinas untuk menyikapi hal tersebut seperti disinfeksi lingkungan dan membangun komunikasi infomasi dan edukasi bagi para peternak, untuk  tidak menimbulkan kekuatiran bagi para peternak akibat PMK.

“Kita di Kulon Progo memang sudah melakukan antisipasi pengobatan dan lain lain, bahkan sudah dilakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi DIY terkait dengan persoalan itu,” jelas Sudarmanto.

Sudarmanto menjelaskan, sesuai hasil koordinasi bersama Pemerintah DIY, maka 4800 vaksin PMK akan diterima untuk selanjutnya disebarkan, namun lebih diprioritaskan sapi perah, bahkan jika tidak ada perubahan, Kabupaten Kulon Progo akan menerima  300 dosis vaksin PMK.

“Vaksin 300 dosis itu jika 1 botol untuk 100 dosis, sehingga Kulon progo hanya mendapatkan 3 botol untuk 300 dosis,” lanjutnya.

Sambil menunggu datangnya vaksin, ungkap Sudarmanto, perlu dibuatkan satu populasinya, dari sejumlah tempat untuk dipilih satu tempat yang layak dilakukan vaksinasi, karena syarat vaksiansi yaitu ternaknya harus sehat.

Dalam waktu dekat Dinas akan melakukan skrening lokasi-lokasi mana yang nantinya akan ditunjuk. (Nus).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar