IDI Sleman Cemas soal Pelonggaran Masker

Para perajin batik memakai masker saat bekerja bersama-sama

KBRN, Yogyakarta : Kebijakan pemerintah pusat yang melonggarkan penggunaan masker, memicu rasa cemas di kalangan dokter.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo berpendapat, meski paparan Covid-19 di Indonesia saat ini sudah landai, tetapi belum sepenuhnya menjadi endemi atau tidak ada paparan kasus sama sekali.

Namun di sejumlah negara seperti Cina dan Korea Utara, penularan Covid-19 justru sangat tinggi.

”Tapi kita sambil memantau, khusus bagi para nakes yang menjadi rekan sejawat tetap kita himbau agar prokes ketat,” terangnya, Sabtu (21/5/2022).

Sedangkan Sekretaris PMI DIY, Arif Noor Hartanto tidak khawatir, pelonggaran penggunaan masker, berpotensi memicu lonjakan paparan Covid-19.

Karena kini, imunitas masyarakat sudah sangat baik, setelah upaya vaksinasi berjalan intensif.

”Saya memang bukan ahli virus, tetapi ini keyakinan saya saja jika sekarang herd immunity sudah bagus,” terangnya.

Meski kebijakan masker diperlonggar, tetapi kata Arif, bukan berarti protokol kesehatan diabaikan. Langkah penting seperti jaga jarak di tempat keramaian, serta rajin mencuci tangan harus tetap dilakukan demi kebaikan bersama. (ws).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar